2 Ulama Sumenep Jadi Pemateri Muktamar Sufi Internasional di Ponpes Habib Lutfi bin Yahya Pekalongan

Rabu, 30 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makalah KH. Thoifur Ali Wafa dan Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani dalam Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan.

Makalah KH. Thoifur Ali Wafa dan Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani dalam Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan.

SUMENEP, detikkota.com – Muktamar Sufi Internasional 2023 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Habib Luthfi bin Ali bin Yahya Pekalongan, Jawa Tengah menyedot perhatian dunia. Banyak tokoh agama dari berbagai negara berkumpul. Tak terkecuali Presiden Jokowi, para menteri dan pejabat tinggi negara.

Muktamar tokoh sufi yang akan berlansung selama 2 hari, 29 sampai 30 Agustus 2023 itu dihadiri para syekh dari Libya, Libanon, Mesir, Albania, India, Pakistan, Syuria, Mesir, Yordania, Maroko, Sinegal, Plestina serta sejumlah negara lainya. Termasuk, duta besar negara sahabat.

Dua ulama dari Sumenep mendapatkan kehormatan untuk menjadi pembicara dalam acara multaqo sufi se dunia yang dilaksanakan di Pekalongan Jawa Tengah, dari tanggal 29-31 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, 2 ulama Sumenep diundang sebagai pemateri dalam acara tingkat dunia itu. Kedua yaitu KH Thoifur Ali Wafa dan Dr. KH Ahmad Fauzi Tidjani. Keduanya adalah Rois Idaroh Syu’biyyah Majlis Ifta’ wal Irsyad Jam’iyyah Ahlitthoriqah Al- Mu’tabaroh An-Nahdiyah (Jatman) Kabupaten Sumenep.

“Alhamdulilah, keduanya sudah bersama perserta Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan dan siap menjadi pemateri,” jelas Mudir Jatman Sumenep, K. Ahmad Naufil Fairuzy, melalui pesan singkat, Selasa (29/8/2023).

Menurutnya, KH Thoifur Ali Wafa akan menyampaikan materi ‘Himayatul Abna’i wal Wathoni ‘anfitanitatrofi wal Irhab’, sementara KH Ahmad Fauzi Tijadi menyampaikan materi ‘Darussufiyah Firradi ‘alalhaukati Almutathorrofati’.

“Tentu, kedua makalah yang disampaikan kedua ulama Sumenep ini berbahasa Arab,” imbuhnya.

Naufil menyatakan, dirinya mempersiapkan secara teknis sebelum keduanya menyampaikan materi di depan para ulama sufi dunia. “Saya terus berkoordinasi dengan panitia pusat, terkait dengan kelancaran acara ini,” ucapnya.

Selain utusan dari berbagai negara, peserta Muktamar Sufi Internasional itu juga dihadiri oleh Pengurus Harian Jatman utusan masing-masing Pengurus Wustho dan smSyu’biyah se-Indonesia.

Berita Terkait

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM
Ketum Garda Bintang Timur Daenk Jamal Salurkan Daging Kurban 2 Sapi 4 Kambing
Kodim 0827/Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Kurban Idul Adha 1447 H
Kiai Qusyai Apresiasi Konsistensi Said Abdullah Berbagi Hewan Kurban untuk Warga Madura

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:46 WIB

Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:13 WIB

Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia

Senin, 13 Juli 2026 - 12:41 WIB

Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM

Berita Terbaru