KPU Sumenep Jelaskan Soal Mantan Napi Masuk DCS

Selasa, 5 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KPU Sumenep, Divisi Hukum dan Pengawasan, Mustafid.

Komisioner KPU Sumenep, Divisi Hukum dan Pengawasan, Mustafid.

SUMENEP, detikkota.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyebut ada 2 nama mantan narapidana mendaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat pada Pemilu 2024.

Namun, 1 dari 2 nama yang mendaftar Bacaleg DPRD Sumenep itu tidak memenuhi syarat (TMS) dan 1 lainnya memenuhi syarat (MS).

Komisioner KPU Sumenep, Divisi Hukum dan Pengawasan, Mustafid menjelaskan, Bacaleg anggota DPRD setempat yang dinyatakan TMS dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sementara yang dinyatakan MS dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu Bacaleg yang dinyatakan memenuhi syarat dan masuk dalam DCS (Daftar Calon Sementara) ancaman hukumannya tidak sampai lima tahun,” jelasnya, Selasa (5/9/2023).

Pihaknya menegaskan bahwa Bacaleg yang masuk DCS maupun tidak sudah sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 10 tahun 2023.

Berikut jumlah Bacaleg dari Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2024 yang masuk DCS anggota DPRD Sumenep Pemilu 2024:

1. PKB, total DCS 50 orang (30 laki-laki dan 20 perempuan)

2. Gerindra, total DCS 48 orang (28 laki-laki dan 20 perempuan)

3. PDI Perjuangan, total DCS 49 orang (28 laki-laki dan 21 perempuan)

4. Golkar, total DCS 48 orang (27 laki-laki dan 21 perempuan)

5. NasDem, total DCS 49 orang (32 laki-laki dan 17 perempuan)

6. Partai Buruh, total DCS 33 orang (18 laki-laki dan 15 perempuan)

7. Gelora Indonesia, total DCS 9 orang (7 laki-laki dan 2 perempuan)

8. PKS, total DCS 49 orang (29 laki-laki dan 20 perempuan)

9. PKN, total DCS 32 orang (20 laki-laki dan 12 perempuan)

10. Partai Hanura, total DCS 28 orang (17 laki-laki dan 11 perempuan)

11. Partai Garuda (tidak ada Bacaleg)

12. PAN, total DCS 50 orang (29 laki-laki dan 21 perempuan)

13. PBB, total DCS 23 orang (16 laki-laki dan 7 perempuan)

14. Partai Demokrat, total DCS 50 orang (31 laki-laki dan 19 perempuan)

15. PSI, total DCS 3 orang (2 laki-laki dan 1 perempuan)

16. Perindo (tidak ada Bacaleg)

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor
Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih
Pemkab Sumenep Awasi Harga Tembakau, Pastikan Pembelian Tak di Bawah Titik Impas
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Diskominfo Purwakarta Dampingi SDN Ciwangi Kelola Pengaduan melalui SP4N-LAPOR!
Dinas PUTR Sumenep Pastikan Mayoritas Anggaran Jalan 2026 Mengalir ke Kepulauan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:07 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB