Pria di Guluk-Guluk Sumenep Meninggal Usai Dianiaya, Polisi Dalami Motifnya

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Nasib sial menimpa Mustar, warga Dusun Bungkandang, Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dia harus mengalami penganiayaan hingga meregang nyawa.

Peristiwa itu berawal saat dirinya tidak sengaja menyenggol Jamil yang sedang membawa kopi. Tak pelak, kopi yang dibawa oleh Jamil tumpah dan mengenai bajunya.

Peristiwa itu terjadi di rumah Sajjed, desa setempat. Keduanya sama-sama hendak membantu pemilik rumah untuk menggulung daun tembakau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidal ingin terjadi keributan, Jamil memilih pamit pulang dan segera bergegas mengambil motornya yang terparkir di halaman rumah Sajjed.

Di tengah perjalanan menuju rumah, topi yang dikenakan Jamil jatuh dihempas angin. Dia lalu berhenti dan berniat mengambilnya. Tiba-tiba dari arah belakang muncul Mustar dan langsung memukulnya.

Cekcok mulut pun tak terhindari. Mustar pun kembali menendang Jamil. Dalam pertengkaran itu, Jamil mengambil pisau yang diselipkan di pinggang sebelah kanan dan ditusukkan ke Mustar hingga mengalami luka dan meninggal dunia.

“Korban berusaha merampas pisau tersebut, akan tetapi gagal. Kemudian pelaku, mendorong pisau tersebut hingga mengenai perut korban,” jelas AKP Widiarti, Kasi Humas Polres Sumenep, Jumat (8/9/2023).

Menurutnya, Polres Sumenep masih sedang melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif penganiayaan tersebut.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB