Capaian Medali di Porprov Tak Sesuai Target, Pemkab Sumenep Akan Evaluasi Cabor

Selasa, 19 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edy Rasyadi.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Edy Rasyadi.

SUMENEP, detikkota.com – Perolehan medali Kontingen Kabupaten Sumenep pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jatim 2023 jauh dari arget yang ditentukan. Berdasarkan klasemen akhir Porprov Jatim, Kontingen Sumenep memperoleh 6 medali emas, 7 perak dan 13 perunggu. Dengan capaian itu, Sumenep hanya mengumpulkan 51 poin dan berada di peringkat 31 dari 38 kabupaten/kota yang berlaga.

Sementara target yang dipatok oleh Kontingen Sumenep pada Porprov kali ini bisa meraup 30 medali dan berada pada perinkat 20.

Capaian Kontingen Sumenep pada Porprov tahun ini tidak beranjak dari capaian Porprov Jatim VII tahun lalu, yakni meraih 25 medali, terdiri dari 7 medali emas, 7 perak, dan 11 perunggu. Saat itu, Sumenep meraih 53 poin dan berada di posisi 30 dari 38 kabupaten/kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berjanji akan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap cabang olahraga (cabor) yang berlaga pada even tingkat provinsi itu.

“Pasti kami evaluasi. Bagaimana kelemahan kita? Di mana pemusatan latihan yang kurang?,” kata Edy Rasyadi, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Selasa (19/9/2023).

Menurutnya, semua kontingen daerah yang berlaga di arena Porprov Jatim VIII tentu berjuang maksimal untuk meraih prestasi yang tinggi.

“Kompetisi pasti berjalan sengit dan tidak mudah untuk memperoleh medali kemenangan. Ini yang perlu kita siapkan secara matang,” ucapnya.

Ditanya soal isu adanya atlet yang punya kemampuan tetapi tidak diturunkan dalam Porprov kemarin, Edy berkilah bahwa semua keputusan menjadi kewenangan pelatih.

“Kewenangan semua ada di KONI. Kami akan menfasilitasi bagaimana ke depannya bagaimana agar lebih memaksimalkan atlet yang memang memiliki kemampuan,” tandasnya.

Sementara untuk waktu evaluasi, lanjut Sekdakab Edy masih akan dibicarakan dengan KONI Sumenep. “Kami belum ketemu (KONI),” pungkasnya.

Berita Terkait

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan
Meski Digital, Drawing Turnamen Sumenep Dinilai Belum Menjamin Fair Play
Soal Skema Pertandingan Dipersoalkan, PBSI Sumenep: Era Sudah Digital, Bukan Undian Manual
Sorotan Transparansi Turnamen Bulutangkis Hardiknas Sumenep Cup 2026, Klub Minta Drawing Dilakukan Saat Technical Meeting

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Rabu, 22 April 2026 - 10:41 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIB

ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas

Minggu, 19 April 2026 - 23:30 WIB

Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Berita Terbaru