Batik Sumenep Diyakini Terus Berkembang dengan Inovasi Motif dan Warna Menarik

Selasa, 3 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah melenial sedang membatik di salah satu sentra kerajinan batik Sumenep.

Sejumlah melenial sedang membatik di salah satu sentra kerajinan batik Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Batik tulis khas Sumenep diperkirakan masih akan terus berkembang di masa yang akan datang, dan tidak akan tergerus zaman.

Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Agus Eka Hariyadi mengatakan, pihaknya mengaku yakin batik Sumenep akan terus berkembang.

Keyakinan itu berdasarkan amatannya bahwa tampilan batik asal Kota Keris itu semakin menarik. “Saya optimis batik Sumenep masih prospektif. Yang penting inovasi, baik dari sisi desain maupun pewarnaannya,” ucapnya, Senin (2/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, lanjutnya, saat ini batik Sumenep sudah lebih berkembang, baik dari sisi motif maupun pewarnaan. Salah satu motif batik yang berkembang saat ini adalah motif terpola/tematik. Artinya, motif batik yang dituangkan dalam kain sesuai dengan tema yang diinginkan.

Biasanya ciri-ciri batik bermotif terpola atau tematik ini, gambar ditampilkan di depan, belakang, bahu, saku, dan pergelangan tangan. Di luar itu, bagian kain dibiarkan kosong tanpa motif.

“Ini pelopornya salah satunya batik Canteng Koneng. Batik ini bagus kreasinya. Bahkan, beberapa kali dikenakan oleh Presiden RI, Jokowi. Batik produksi Canteng Koneng ini juga sudah menembus pasar internasional seperti Belanda, Korea, dan negara-negara lain,” kata Agus.

Kemajuan lain, sebut Agus, pembatik Sumenep saat ini sudah banyak dari kalangan anak muda atau melenial.

“Kalau batik klasik yang menekuni sebagian besar pembatik senior. Dan motifnya memang lebih rumit. Tidak ada space kosong di kainnya. Semua diisi motif. Entah bunga-bunga, sekar jagad, ataupun motif lainnya,” terangnya.

Agus menuturkan, berdasarkan data di instansinya, pengusaha dan pengrajin batik di Sumenep berjumlah 25 orang. “Dari puluhan tempat pengrajin batik tersebut mampu menyedot 400 karyawan lokal,” pungkasnya.

Sementara itu, Owner dan Designer Rumah Batik Tulis Canteng Koneng, Didik Haryanto menegaskan, dirinya memang sengaja menghadirkan motif batik modern yang lebih elegan. Tujuannya, kata Didik, agar batik tidak identik dengan kaum tua, tetapi juga bisa digandrungi kaum muda.

“Dengan motif itu (modern) batik tidak hanya bisa dipakai untuk acara resmi, tapi acara santai pun bisa dikenakan,” kata Didik.

Bahkan, dengan pola modern yang dihadirkannya mayoritas pembatik di Kabupaten Sumenep telah ‘berkiblat’ pada Canteng Koneng. Meski diakuinya, pada awal memilih motif yang dinilai ‘melawan’ pakem itu sempat ditentang oleh para pembatik tradisional.

“Awalnya memang sempat ditentang, tapi saat ini sudah diterima dan bahkan banyak ditiru oleh pembatik lain,” tandasnya.

Berita Terkait

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa
Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya
Ribuan Peserta Ikuti Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” di Banyuwangi
Komunitas Berbagi Sumenep Bagikan 50 Bungkus Nasi untuk Pengguna Jalan
Bupati Fauzi: Festival Dalang Topeng Jadi Ruang Regenerasi Seni Tradisi
Festival Kebangsaan Banyuwangi Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antar Etnis
Kota Probolinggo Semarak, Pro Night Culture Festival Season 2 Kembali Jadi Magnet Warga

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:36 WIB

Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:40 WIB

Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:39 WIB

Ribuan Peserta Ikuti Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” di Banyuwangi

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:39 WIB

Komunitas Berbagi Sumenep Bagikan 50 Bungkus Nasi untuk Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB