Pengajian Ramadan di Masjid Sumekar, AKH Sudiharso Ajak Umat Ubah Cara Pandang Ibadah

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKH Sudiharso menyampaikan tausiyah pada pengajian Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemkab Sumenep di Masjid Sumekar, Jumat (27/2/2027).

AKH Sudiharso menyampaikan tausiyah pada pengajian Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemkab Sumenep di Masjid Sumekar, Jumat (27/2/2027).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar pengajian Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Sumekar, Jumat (27/2/2027). Pada pelaksanaan Jumat kedua tersebut, tausiyah disampaikan oleh AKH Sudiharso, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Lenteng.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), perwakilan BUMN, BUMD, serta unsur TNI dan Polri.

Dalam tausiyahnya, Kiai Sudiharso mengajak jamaah untuk tetap bersemangat menjalankan ibadah, khususnya salat dan puasa di bulan suci Ramadan. Ia menyebut, ibadah akan terasa berat apabila umat Islam tidak mengubah pola pikirnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal jika cara pandangnya diubah dan meyakini sebagai umat Islam, bahwa kewajiban yang diberikan Allah SWT kepada kita merupakan cara Allah SWT menyelamatkan kita dari neraka dan memasukkan kita ke surga-Nya,” ujarnya.

Menurutnya, untuk meraih surga Allah SWT, umat Islam harus menjalani hidup dengan bahagia, penuh semangat, dan senantiasa tersenyum tanpa merasa terbebani. Ia menjelaskan, orang beriman yang optimistis dan penuh keceriaan merupakan salah satu ciri calon penghuni surga.

Selain itu, ia mengingatkan jaminan Rasulullah SAW bahwa seluruh umatnya akan masuk surga kecuali mereka yang tidak mau, yakni yang tidak patuh terhadap perintah Allah SWT.

“Karena itu, yakinlah bahwa kita semua umat Nabi Muhammad SAW akan masuk surga, tentunya dengan menjadi orang mukmin melaksanakan ibadah yang diperintahkan, seperti salat, puasa, naik haji dan kewajiban lainnya yang bisa menyelamatkan kita dari api neraka dan masuk surga Allah SWT,” tandasnya.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur
Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:33 WIB

Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo

Minggu, 19 April 2026 - 23:20 WIB

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Rabu, 8 April 2026 - 16:47 WIB

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme

Selasa, 7 April 2026 - 11:26 WIB

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa

Berita Terbaru