Desa Kering Kritis Berkurang 2, Desa Terdampak Kekeringan Bertambah 8

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyebut ada 2 desa terdampak kekeringan telah keluar dari status kering kritis, yakni Desa Totosan dan Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumenep, Kusmuni menyatakan, sebelumnya ada 9 desa di wilayahnya terdampak kekeringan dengan status kering kritis. Dengan berubahnya status 2 desa tersebut maka tersisa 7 desa.

“Di dua desa tersebut sudah ada beberapa sumber air baru sehingga tidak lagi berstatus kering kritis. Tetapi kering langka,” jelasnya, Rabu (11/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, status kekeringan kritis karena pemenuhan air sebanyak 10 liter lebih per orang per hari. Sementara jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan air bersih lebih dari 3 kilometer.

“Sedangkan kering langka, kebutuhan air di bawah 10 liter saja per orang per hari dan jarak tempuh dari rumah warga ke sumber air di bawah 3 kilometer,” imbuhnya.

Berdasarkan data di BPBD Sumenep, jumlah desa terdampak kekeringan bertambah, dari sebelumnya 51 menjadi 59 desa yang tersebar di 19 kecamatan.

Berita Terkait

Bupati Lumajang Tekankan Sinergi dengan Media untuk Perkuat Pemahaman Publik
Wabup Purwakarta Kunjungi Sejumlah Dinas, Tegaskan Agenda Silaturahmi dan Evaluasi Program
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Stabil di Atas 5,5 Persen
Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat
Menhaj Perkuat Layanan Haji 2026 Lewat Digitalisasi dan Pengawasan Ketat
Bupati Fauzi Naik Becak, Pemkab Sumenep Terapkan Rabu Transportasi Non-BBM
Bupati Fauzi Isi Jabatan Strategis, Perkuat Kinerja Birokrasi Sumenep
Kurangi BBM, Sumenep Uji Coba WFH dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 11:48 WIB

Bupati Lumajang Tekankan Sinergi dengan Media untuk Perkuat Pemahaman Publik

Jumat, 10 April 2026 - 11:32 WIB

Wabup Purwakarta Kunjungi Sejumlah Dinas, Tegaskan Agenda Silaturahmi dan Evaluasi Program

Kamis, 9 April 2026 - 14:41 WIB

Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat

Kamis, 9 April 2026 - 11:51 WIB

Menhaj Perkuat Layanan Haji 2026 Lewat Digitalisasi dan Pengawasan Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 16:50 WIB

Bupati Fauzi Naik Becak, Pemkab Sumenep Terapkan Rabu Transportasi Non-BBM

Berita Terbaru