Pemkab Sumenep Naikkan Status Kekeringan dari Siaga Darurat ke Tanggap Bencana

Kamis, 26 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kabupaten Sumenep mendistribusikan air bersih ke desa terdampak kekeringan.

BPBD Kabupaten Sumenep mendistribusikan air bersih ke desa terdampak kekeringan.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menaikkan status bencana kekeringan dari sebelumnya siaga darurat menjadi tanggap darurat. Langkah itu dilakukan agar penanganan bencana kekeringan lebih cepat dan maksimal.

“Sudah ada perubahan status, Surat Keputusan (SK) Bupati Sumenep tentang itu juga sudah ada. Jadi yang sebelumnya siaga darurat sekarang menjadi tanggap darurat,” jelas Abd. Kadir, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Rabu (25/10/2024).

Menurutnya, sesuai SK Bupati Sumenep status tanggap darurat bencana kekeringan berlangsung selama 30 hari, sejak 4 Oktober 2023 sampai 4 November 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keputusan tersebut diambil karena musim kemarau tahun ini lebih kering dan lebih panjang dari biasanya,” imbuh Kadir.

Dia menyebutkan status tanggap darurat bencana kekeringan dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan penanganan bencana di lapangan.

“Semisal belum ada tanda-tanda hujan status itu bisa diperpanjang,” tuturnya.

Data di BPBD Kabupaten Sumenep, jumlah wilayah terdampak kekeringan musim kemarau tahun ini mencapai 59 desa di 19 kecamatan.

Berita Terkait

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana
Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan
Pemkab Banyuwangi Prioritaskan Dokter Spesialis dalam Beasiswa Banyuwangi Progresif
Bupati Ipuk Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Senin, 9 Maret 2026 - 10:28 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:53 WIB

Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:46 WIB

PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan

Berita Terbaru