Pemkab Sumenep Wajibkan Pembelian LPG 3 Kg Gunakan KTP

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi LGP 3 Kg

Ilustrasi LGP 3 Kg

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mewajibkan pembelian LPG bersubsidi 3 Kg bagi warganya menggunakan KTP. Ketentuan itu akan berlaku mulai Juni 2024.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Dadang Dedy Iskandar menyatakan, kebijakan tersebut bagian dari upaya pemerintah daerah agar penyaluran gas LPG bersubsidi tepat sasaran.

Menurutnya, masyarakat yang baru malakukan pembelian pertama dan tidak membawa KTP tetap akan dilayani dengan mencatatkan namanya untuk pendataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama kali tetap dilayani, dicatat namanya, agar distribusi LPG 3 kg tepat sasaran. Itu salah satu upaya pemerintah” jelasnya, Selasa (16/1/2023).

Dadang menegaskan, kebijakan itu juga bagian dari pengawasan pemerintah daerah agar LPG bersubsidi bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Pihaknya menambahkan, syarat tersebut tidak hanya berlaku bagi masyarakat umum, tetapi juga para agen LPG saat hendak menebus LPG 3 kg pada pihak terkait dengan menggunakan sistem yang digunakan Pertamina.

“Jadi agen itu kalau mau ngambil LPG sudah ada sistemnya, dia nginput berapa sih yang akan disebarkan. Data KTP digunakan untuk itu. Berdasarkan kuotanya,” pungkas Dadang.

Berita Terkait

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN
Wabup Sumenep Tekankan Program Kerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Senin, 5 Januari 2026 - 14:37 WIB

Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Senin, 5 Januari 2026 - 10:13 WIB

Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terbaru

Suasana Balai Kota Surabaya yang menjadi lokasi Perayaan Natal Kota Surabaya 2026.

Daerah

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:17 WIB