Batik Tulis Canteng Koneng Menjadi Promotor Utama Pemkab Sumenep di Pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024

Kamis, 9 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindag, mengikuti pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair Tahun 2024 yang ke-19, bertempat di Grand City Mall Surabaya.

Dalam pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengenalkan berbagai produk UMKM, mulai dari batik tulis, aksessoris hingga kerajinan keris khas Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai promotor utama, batik tulis ‘Canteng Koneng’ besutan Didik Haryanto, masih menjadi andalan Pemkab Sumenep dalam pameran ini.

Ada juga batik tulis pajjer, Rato, al-qomar dan batik tulis A-Batik, batik tulis Kawangga dan juga tak kalah ketinggalan yaitu batik tulis Soengenep. Semuanya adalah karya para pengrajin dan pengusaha muda yang ada di Sumenep.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep, M. Ramli mengatakan, bahwa semua itu tak lepas dari dukungan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Ketua Dekranasda Sumenep Nia Kurnia Fauzi, sehingga bisa mengikuti pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024.

“Ini menjadi kesempatan dan peluang bagi pelaku UKM dan IKM di Kabupaten Sumenep, untuk bisa tampil dan menunjukkan hasil produknya, sehingga bisa mempromosikan karya-karya terbaiknya,” kata M. Ramli saat di lokasi pameran, Rabu (08/05/2024).

Tidak hanya sekedar tampilan biasa, kata dia, pihaknya juga memfasilitasi adanya ajang promosi serta peluang-peluang akses pasar, sehingga produk karya daerah ini tidak hanya berputar di Sumenep.

“Tentu, kita dorong supaya ada koneksi antar lokal dan interlokal, karena ini eventnya provinsi tentu ruangnya sangat terbuka untuk Internasional,” terangnya.

Pihaknya berharap, adanya Pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2022 yang ke-19 ini, bisa mendapat respon positif dari semua pihak.

Dia pun menilai, pameran tersebut merupakan salah satu upaya mengenalkan produk unggulan yang ada, agar pengrajin lebih kreatif, lebih semangat untuk memunculkan inovasi-inovasi yang menarik.

“Pameran ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk terus kembangkan produknya untuk lebih baik dan maju. Dengan pameran ini juga diharapkan para pengrajin bisa lebih maju lagi, Tentunya kami sangat mendukung event semacam ini untuk membantu para pengrajin dan pelaku UMKM,” tutup mantan Kadis PMD ini.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Isye Adhy Karyono, mengaku sangat mengapresiasi dengan adanya pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair Tahun 2024.

Sehingga, kata dia, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pengrajin untuk mempromosikan produknya serta bisa membangun kesadaran masyarakat agar lebih mengetahui dan mencintai produk-produk lokal.

“Kita patut mengapresiasi keberhasilan ekonomi kreatif di Jatim yang saat ini telah berkontribusi bagi ekonomi kreatif Nasional,” tuturnya.

“Pameran ini salah satu upaya untuk ikut memberikan dukungan bagi para pengrajin di Jatim,” imbuhnya.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak dalam penyelenggaraan pameran tahun ini. Pemprov Jatim melalui Dekranasda baik hingga level Kab/Kota akan terus membangun kolaborasi, sinergi dan komunikasi dengan semua elemen.

Utamanya untuk terus mewadahi seluruh pengrajin agar bisa terus berkarya, berinovasi sebagai wujud kehadiran Dekranasda yang merupakan bagian dari pemerintah.

“Terima kasih atas kerja keras seluruh elemen. Mari bersama-sama, kita bisa terus memajukan kerajinan sekaligus meningkatkan keberdayaan, kemandirian dan kesejahteraan para pengrajin di Jawa Timur secara lebih efisien dan efektif,” ucapnya.

Disamping itu, dalam kesempatan yang sama Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama, Dadang M Kushendarman mengungkapkan, bahwa pameran ini sudah berlangsung selama 19 kali.

“Batik Bordir dan Aksesoris Fair 2024 merupakan pameran industri kerajinan batik dan bordir terbesar di Indonesia. Tahun ini pameran diikuti sekitar 140 peserta,” tandasnya.

Sekedar informasi, Pameran tersebut diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, mulai dari tanggal 8 – 12 Mei 2024.

Pembukaan ditandai dengan penekanan sirine oleh Pj. Ketua Dekranasda Isye yang didampingi Direktur PT. Debindo Mitra Tama Dadang M. Kushendarman dan Pj. Ketua DWP Prov. Jatim Fitri Bobby Soemiarsono.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor
Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih
Pemkab Sumenep Awasi Harga Tembakau, Pastikan Pembelian Tak di Bawah Titik Impas

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:07 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Berita Terbaru