P2KB Sumenep Gelar Rakor Monev TPPS Kecamatan dan Desa

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan dan Desa, di ruang Pertemuan Hotel C1, Kamis (14/11/2024) kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB, Ida Winarni, S.ST, M.Kes., menyampaikan sambutan Pj. Bupati Sumenep, yang berharap upaya penurunan angka tengkes (stunting) terus menurun seperti yang diharapkan bersama.

“Karenanya upaya yang dilakukan TPPS Kabupaten Sumenep sebelumnya dapat terus dilakukan oleh TPPS kecamatan dan desa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) percepatan penurunan tengkes yang dilakukan dengan terus memacu TPPS kabupaten hingga kecamatan dan desa pada 2024 ditargetkan mencapai angka14%.

“Sebagai upaya yang dilakukan dengan terus memperbaiki kualitas SDM di Kabupaten Sumenep, sehingga di 2023 yang tercatat angka tengkes 16,7% itu artinya target ke angka 14% di 2024 hanya kurang 2,7%,” terangnya.

Karenanya diharapkan adanya keseriusan dari semua pihak untuk mencari solusi, khususnya dari para pengambil keputusan agar serius melakukan upaya mengurangi angka tengkes (stunting).

Sebab, diakui tengkes bisa mengancam generasi mendatang yang tidak hanya secara fisik kurang ideal, tetapi juga menyangkut perkembangan kognitif, potensi sosial dan ekonomi generasi yang akan datang mengalami penurunan.

Sebagai upaya penurunan tengkes dilakukan mulai tingkat nasional hingga daerah, kabupaten, kecamatan dan desa untuk memperbaiki kualitas SDM di masa mendatang.

“Penggunaan dana harus valid dan akurat, data tengkes juga sesuai yang ada di lapangan dan dilaporkan apa adanya sesuai kenyataan dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” tandasnya.

Termasuk juga sarana prasarana antar sektor untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang cukup dengan pelatihan berkala.

Dan kepada masyarakat juga diharapkan turut aktif, karena untuk menurunkan tengkes tidak hanya peran pemerintah, namun masyarakat dan keluarga juga perlu dalam memenuhi asupan gizi dan pola asuh.

“Tentunya komitmen dari semua elemen, seperti akademisi, media dan swasta untuk bergandengan tangan dan terlibat dalam upaya penurunan tengkes (stunting) mulai dari proses hingga pelaksanaannya,” tambahnya.

Sementara narasumber kegiatan yang dihadiri dari perwakilan OPD, Camat, Kepala Desa, organisasi kemasayarakatan dan lainnya tersebut, juga Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dra. Wahasah, MM., dan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Nurul Hasanah, S.Sos, M.Si.

Berita Terkait

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan
Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa
Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Rabu, 22 April 2026 - 10:41 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIB

ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas

Minggu, 19 April 2026 - 23:30 WIB

Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Berita Terbaru