BNNK Sumenep Berikan Edukasi Bahaya Narkoba bagi Santri

Selasa, 19 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep terus melakukan upaya menciptakan generasi emas dengan selalu memberikan informasi dan edukasi bahaya narkotika bagi masyarakat.

Target peserta kegiatan tersebut adalah para santri tingkat MI/SD hingga MTs/SMP, serta seluruh Kepala Sekolah dan guru TK hingga MTs di di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hidayah Desa Aengbaja Kenek, Kecamatan Bluto.

Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno, yang diwakili oleh Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rahwini Suwandi menyatakan akan pentingnya edukasi sejak dini tentang bahaya narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan, bahwa banyak cara dan model yang ditempuh oleh pengedar narkoba untuk menyebarluaskan barang haram.

“Di antaranya adalah disusupkan pada jajanan anak-anak, dengan tujuan untuk menghancurkan masa depan mereka sehingga bisa terjerumus ke dalam jeratan narkoba,” ungkapnya, Senin (18/11/2024).

Rahwini juga memberi edukasi cara mencegah narkoba, yaitu haruslah dimulai dari diri sendiri dan keluarga, serta jangan lah terpengaruh terhadap pergaulan bebas yang tidak baik.

Semtara, Narasumber kedua dari BNNK Sumenep, Suyanto menjelaskan dampak bahaya narkoba, serta macam-macam jenis narkoba.

“Dampak bahaya narkoba itu sangat banyak di antaranya bisa berakibat buruk bagi tubuh manusia, bisa membuat orang stres, bahkan bisa berani terhadap orang tua, dan hal buruk lainnya. Jenisnya pun bisa bermacam-macam, seperti sabu-sabu, ekstasi, ganja, heroin, opium, kokain dan hal adiktif lainnya,” jelasnya.

Ia berpesan kepada para santri di Ponpes Nurul Hidayah, jika mengetahui ada yang menggunakan narkoba bisa dilaporkan ke pihak BNNK Sumenep atau AP-IBM dan atau pegiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang ada di Desa Aengbaja Kenek, untuk mendapatkan rehabilitasi. Sedangkan identitas pelapor ataupun terlapor dijamin kerahasiaannya aman.

Dalam kesempatan itu, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hidayah Desa Aengbaja Kenek, Abd. Wahid mengucapkan terima kasih kepada BNNK Sumenep atas kehadirannya di pesantren yang dikelolanya, dan telah berkenan memberikan informasi serta edukasi terhadap santri-santrinya.

“Saya sampaikan banyak terima kasih atas kehadiran dari pihak BNNK Sumenep yang telah percaya kepada lembaga ini untuk memberikan informasi dan edukasi terhadap santri tentang bahaya narkoba,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Ketum Garda Bintang Timur Daenk Jamal Salurkan Daging Kurban 2 Sapi 4 Kambing
Kodim 0827/Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Kurban Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kasus Curanmor di Lenteng Terungkap, Polisi Amankan Pria Berinisial AM

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:09 WIB

Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Berita Terbaru