Listrik di Gili Raja Menyala 12 Jam, DPMD Sumenep Optimis Berdampak pada Percepatan Pembangunan

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, optimis aliran listrik 12 jam di Pulau Gili Raja, Kecamatan Giligenting, akan menjadi tonggak penting bagi pembangunan berkelanjutan di kawasan kepulauan.

Tentunya kehadiran listrik akan memberi dampak lebih luas, tidak hanya pada penerangan, akan tetapi juga pada percepatan pembangunan di sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Listrik ini akan berdampak besar, tidak hanya pada penerangan, tapi juga pada sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Kami sangat optimis,” kata Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, usai peresmian, Senin (26/05/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini sebagai bentuk keadilan infrastruktur bagi masyarakat pulau Sumenep yang selama ini tertinggal. Untuk itu, pihaknya meminta seluruh kepala desa segera merancang program pemberdayaan yang sejalan dengan peluang baru pasca-aliran listrik.

“Jangan menunggu. Kepala desa harus proaktif melihat peluang,” tegasnya.

Menurut Anwar, manfaat listrik mulai terasa secara langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat. Usaha kecil bisa beroperasi lebih lama dan sektor pengolahan hasil laut memiliki peluang untuk berkembang lebih optimal.

“Dampak ekonominya jelas. Ini akan linear dengan penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Selain aspek ekonomi, ia juga menyoroti peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di pulau tersebut. Anak-anak kini dapat belajar di malam hari dan fasilitas kesehatan seperti puskesmas pembantu bisa mengoperasikan peralatan penting secara maksimal saat dibutuhkan.

Anwar mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas listrik yang telah terpasang. DPMD berharap semangat ini menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi lokal yang mampu mengangkat potensi desa di wilayah kepulauan.

“Ini adalah milik kita bersama. Harus juga dijaga bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Berita Terbaru