Pulau Pagerungan Masuk Zona Kritis Ekologis Akibat Eksplorasi Tambang

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas pertambangan dan industri di Pulau Pagerungan Besar, Kabupaten Sumenep, dinilai telah melampaui daya dukung lingkungan. Hal ini menempatkan pulau kecil tersebut dalam kategori zona kritis ekologis.

Aktivitas pertambangan dan industri di Pulau Pagerungan Besar, Kabupaten Sumenep, dinilai telah melampaui daya dukung lingkungan. Hal ini menempatkan pulau kecil tersebut dalam kategori zona kritis ekologis.

SUMENEP, detikkota.com – Aktivitas pertambangan dan industri di Pulau Pagerungan Besar, Kabupaten Sumenep, dinilai telah melampaui daya dukung lingkungan. Hal ini menempatkan pulau kecil tersebut dalam kategori zona kritis ekologis.

Direktur Eksekutif Anatomi Pertambangan Indonesia (API), Riyanda Barmawi, mengungkapkan bahwa sejak awal 2000-an, Pulau Pagerungan dibebani oleh dua tekanan besar, yakni kegiatan migas di lepas pantai serta pembangunan infrastruktur industri. Kedua aktivitas tersebut menyebabkan kerusakan ekologis yang semakin meluas.

Mengutip hasil riset Kementerian PPN/Bappenas, Riyanda menyatakan bahwa pulau-pulau kecil seperti Pagerungan sangat rentan terhadap krisis air tanah, abrasi pantai, hingga potensi hilangnya keanekaragaman hayati endemik. Namun, menurutnya, belum ada penyajian data dampak kumulatif ekologis secara transparan kepada publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riyanda juga menyoroti kelemahan dalam regulasi ruang laut dan dokumen kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (KKPRL), yang menurutnya kerap disesuaikan dengan kepentingan politik tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan secara menyeluruh.

Selain kerusakan lingkungan, ia menilai program pemberdayaan masyarakat yang dijanjikan perusahaan belum membuahkan hasil nyata. Warga Pulau Pagerungan, yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, masih menghadapi keterbatasan akses listrik yang hanya menyala 2 hingga 4 jam per hari secara bergilir. Di sisi lain, aktivitas eksplorasi justru mengurangi hasil tangkapan ikan mereka.

“Pulau Pagerungan adalah wilayah ekologis yang rapuh, namun dijadikan lokasi eksploitasi besar-besaran. Kami mendesak adanya keterbukaan dokumen AMDAL, audit limbah, dan kajian risiko ekosistem secara menyeluruh,” tegas Riyanda.

Ia menambahkan, ketika kerusakan lingkungan diselimuti oleh narasi perizinan dan penghargaan, publik perlu mempertanyakan apakah yang dilindungi benar-benar lingkungan atau hanya kepentingan komersial.

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru
Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah
32 Tim Meriahkan Kejuaraan Drumband Kabupaten Banyuwangi 2026
Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan
Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura
Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota
PMII UNIBA Madura Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Ancam Kedaulatan Rakyat
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:30 WIB

Dandim 0827/Sumenep Hadiri Grand Launching Program Makan Bergizi Gratis di Rubaru

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:29 WIB

Kapolresta Banyuwangi Berganti, Ipuk Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Pastikan Ketahanan Pangan Aman hingga 13 Bulan

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:02 WIB

Aktivitas Galian C di Sekitar Asta Tinggi Sumenep Disorot Paguyuban Potra Potre Budaya Madura

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:17 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Perayaan Natal Kota di Balai Kota

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB