Pameran Seni Rupa Kontemporer ARTSUBS 2025 Digelar di Balai Pemuda Surabaya

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pameran seni rupa kontemporer berskala besar ARTSUBS kembali digelar pada 2025. Mengusung tema Material Ways atau Jalan Ragam Materi, pameran ini akan berlangsung mulai 2 Agustus hingga 7 September 2025 di Balai Pemuda Surabaya, menampilkan lebih dari 120 seniman lintas medium dari seluruh Indonesia.

Pameran ini menyoroti peran material dalam proses penciptaan karya seni serta sebagai cara memahami dunia di era pasca-industri. ARTSUBS 2025 diharapkan mampu mendorong imajinasi publik tentang ekosistem kota masa depan yang menyentuh bidang pendidikan, budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga sains.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surabaya mendukung penuh pelaksanaan kegiatan seni di Kota Pahlawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Silakan manfaatkan fasilitas pemkot. Kami siap memfasilitasi dan membantu promosi setiap kegiatan kesenian,” ujarnya, Kamis (10/7/2025).

Yos menyebutkan, ARTSUBS memasuki tahun kedua penyelenggaraan setelah sebelumnya digelar di Pos Bloc Surabaya. Tahun ini, seluruh area Balai Pemuda akan difungsikan sebagai ruang pamer, dengan target 2.000 pengunjung saat pembukaan yang dijadwalkan dibuka oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Event Director ARTSUBS, Semi Ikra Negara menjelaskan, pameran tahun ini menggabungkan atmosfer dinamis seperti artists fair dengan kedalaman kuratorial ala biennale, menghadirkan karya seniman muda hingga berpengalaman bertaraf nasional dan internasional.

ARTSUBS 2025 dikurasi oleh Nirwan Dewanto dan Asmudjo J. Irianto yang juga bertindak sebagai direktur artistik. Kegiatan ini berada di bawah kepemimpinan Rambat selaku Direktur Utama.

Semi menjelaskan bahwa tema Material Ways menekankan materialitas sebagai bahasa utama seni, bukan sekadar alat produksi. Melalui beragam medium seperti plastik, kaca, bahan sintetik, limbah, video, hingga teknologi kecerdasan buatan, para seniman mengekspresikan pergulatan mereka terhadap zaman dan lingkungan.

Selain karya konvensional, ARTSUBS 2025 juga menghadirkan media baru seperti video art dan teknologi augmented reality. Pameran ini menciptakan dialog antara sentuhan digital dan kerinduan terhadap keaslian serta keunikan buatan tangan manusia, menghadirkan pengalaman reflektif di tengah arus konsumsi dan industrialisasi yang pesat di kota besar seperti Surabaya.

Berita Terkait

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM
Ketum Garda Bintang Timur Daenk Jamal Salurkan Daging Kurban 2 Sapi 4 Kambing
Kodim 0827/Sumenep Tebar Kepedulian Lewat Kurban Idul Adha 1447 H
Kiai Qusyai Apresiasi Konsistensi Said Abdullah Berbagi Hewan Kurban untuk Warga Madura

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:46 WIB

Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:13 WIB

Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia

Senin, 13 Juli 2026 - 12:41 WIB

Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB