Pemkab Bangkalan Luncurkan Program “Bangkalan Bershe Onggu” untuk Atasi Persoalan Sampah

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program ini diresmikan dalam kegiatan Apel Pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, serta dihadiri Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Program ini diresmikan dalam kegiatan Apel Pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, serta dihadiri Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan meluncurkan program pengelolaan sampah bertajuk Bangkalan Bershe Onggu pada Jumat (11/07/2025) di Alun-Alun Selatan Bangkalan. Program ini diresmikan dalam kegiatan Apel Pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, serta dihadiri Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Bupati Lukman Hakim menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap program ini, dan menegaskan bahwa sampah merupakan persoalan krusial yang memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya pemerintah.

“Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menjadi sumber penyakit dan merusak lingkungan. Sebaliknya, jika dikelola secara bijak, sampah bisa menjadi sumber ekonomi baru dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Bangkalan Bershe Onggu menjadi bentuk komitmen Pemkab dalam menangani permasalahan sampah secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir, serta sejalan dengan kebijakan nasional terkait pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Beberapa langkah strategis yang akan dijalankan meliputi peningkatan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), penyediaan tempat sampah terpilah di area publik, edukasi dan penyuluhan tentang pemilahan sampah, pengembangan bank sampah di tingkat desa dan kelurahan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak.

Bank sampah dinilai sebagai solusi inovatif untuk diterapkan di masyarakat. Melalui sistem ini, warga dapat memilah dan menyetorkan sampah kering yang memiliki nilai ekonomi, layaknya sistem perbankan.

Bupati juga meminta seluruh kantor pemerintahan dan lembaga pendidikan di Bangkalan menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah secara mandiri, sebagai bagian dari gerakan perubahan.

“Saya ingin pengelolaan sampah dimulai dari kantor-kantor pemerintahan. Kita harus memberikan contoh nyata kepada masyarakat,” tegasnya.

Berita Terkait

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terbaru