Jelang Ramadan, Bupati Ipuk dan TPID Banyuwangi Siapkan Langkah Jaga Stabilitas Harga

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin rakor bersama TPID untuk menjaga stabilitas harga dan stok pangan jelang Ramadan dan Idulfitri.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin rakor bersama TPID untuk menjaga stabilitas harga dan stok pangan jelang Ramadan dan Idulfitri.

BANYUWANGI, detikkota.com – Menjelang Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, periode Ramadan berpotensi memicu kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Karena itu, diperlukan langkah antisipatif untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Selama Ramadan sejumlah bahan pangan berpotensi mengalami kenaikan harga. Karena itu harus ada langkah-langkah dalam menjaga stok dan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah,” ujar Ipuk, Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ipuk menjelaskan, pengendalian inflasi dilakukan melalui strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan diminta menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) secara masif bersama Bulog, Perpadi, dan Bank Indonesia Jember. Selain itu, optimalisasi 97 Toko Pengendali Inflasi Banyuwangi (Top Si Wangi) juga dilakukan untuk menjaga stabilitas harga.

Menurut Ipuk, pelaksanaan pasar murah dapat memangkas rantai distribusi dengan menghadirkan barang langsung dari produsen atau Bulog kepada konsumen sehingga harga lebih terjangkau.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ditugaskan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan, khususnya daging dan telur ayam ras, guna mencegah lonjakan harga saat Ramadan.

“Dispertapang harus melakukan pengamanan stok dan pemantauan populasi di hulu. Kita harus memastikan surplus produksi dalam Neraca Pangan tetap terjaga di tingkat peternak lokal,” jelasnya.

Sebelumnya, Ipuk telah memimpin Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) pada Jumat (30/1/2026) untuk memastikan kesiapan stok dan stabilitas harga pangan.

Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala BI Jember Iqbal Reza Nugraha, Forkopimda Banyuwangi, Kepala Bulog Dwiana Puspitasari, perwakilan BPS dan KPPN, serta jajaran OPD dan stakeholder teknis lainnya.

Penulis : Bi

Editor : Bi

Berita Terkait

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Berita Terbaru