Pemkab Sumenep Dorong Digitalisasi Koperasi, Siapkan Aplikasi Terintegrasi dengan Sistem Daerah

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat Pengukuhan Pengurus Dekopinda Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2026–2030 di Pendopo Agung Keraton, Kamis (12/2/2026).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat Pengukuhan Pengurus Dekopinda Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2026–2030 di Pendopo Agung Keraton, Kamis (12/2/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong transformasi digital koperasi sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Salah satu langkah yang disiapkan yakni menghadirkan aplikasi koperasi yang terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat Pengukuhan Pengurus Dekopinda Kabupaten Sumenep Masa Bhakti 2026–2030 di Pendopo Agung Keraton, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, koperasi sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Koperasi harus mengikuti perkembangan agar pengelolaannya lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, integrasi sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelaporan, akurasi data, serta efektivitas pembinaan oleh pemerintah daerah. Dengan sistem terintegrasi, pemerintah dapat memantau kondisi dan persoalan koperasi secara lebih cepat.

Aplikasi yang disiapkan akan memuat sejumlah fitur, di antaranya pengelolaan data anggota, pencatatan simpanan dan pinjaman, laporan keuangan, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), serta notifikasi kegiatan koperasi.

Selain itu, tersedia dashboard monitoring khusus bagi pemerintah daerah untuk memantau kinerja koperasi secara real time, termasuk tingkat kesehatan dan kepatuhan pelaporan.

“Kami ingin memiliki sistem monitoring untuk melihat kesehatan koperasi dan indikator keuangan sehingga pembinaan bisa dilakukan lebih tepat sasaran,” katanya.

Pemkab Sumenep menilai digitalisasi juga penting untuk meningkatkan transparansi dan mencegah potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana koperasi. Langkah ini diharapkan dapat melindungi hak anggota sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.

Bupati menambahkan, melalui penerapan aplikasi tersebut, koperasi di Sumenep diharapkan tumbuh lebih sehat dan profesional serta mampu berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Bupati Bangkalan Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan
BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Senin, 21 September 2026 - 17:13 WIB

Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca

Berita Terbaru