Tim SAR Akhiri Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali resmi dihentikan pada Senin (21/07/2025) sore setelah berlangsung selama 20 hari.

KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali resmi dihentikan pada Senin (21/07/2025) sore setelah berlangsung selama 20 hari.

BANYUWANGI, detikkota.com – Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali resmi dihentikan pada Senin (21/07/2025) sore setelah berlangsung selama 20 hari.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menyampaikan bahwa keputusan penghentian operasi diambil setelah tidak adanya temuan baru selama enam hari masa perpanjangan pencarian. Penghentian ini disepakati bersama seluruh unsur potensi SAR melalui koordinasi daring.

“Keputusan ini mempertimbangkan faktor teknis serta merujuk pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2017,” ujar Nanang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penutupan operasi ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh BASARNAS bersama unsur SAR terkait, di antaranya ASDP Ketapang, BMKG, KSOP, dan pihak perusahaan pemilik kapal.

Selama proses pencarian, tim gabungan telah menyisir jalur darat, laut, udara, hingga bawah permukaan. Kapal diketahui bergeser ratusan meter dari posisi awal, namun cuaca buruk di wilayah perairan Selat Bali menghambat upaya penyelaman.

Nanang menegaskan, meskipun operasi telah ditutup, pencarian dapat dibuka kembali apabila ditemukan indikasi baru terkait korban yang belum ditemukan.

Dalam operasi tersebut, tim SAR berhasil mengevakuasi 49 korban, terdiri dari 30 orang selamat dan 19 meninggal dunia. Dari jumlah korban meninggal, empat di antaranya belum berhasil diidentifikasi.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru