Pemkab Sumenep Ajak Warga Bersatu Jaga Kebersihan Demi Raih Adipura 2025

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga kebersihan, keindahan, dan penghijauan sebagai langkah meraih penghargaan Adipura 2025. Ajakan ini disampaikan melalui surat resmi Bupati Sumenep yang ditandatangani Sekretaris Daerah, dengan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI.

Penilaian Adipura tahun ini berbeda dibanding sebelumnya karena dilakukan secara berkelanjutan mulai Agustus hingga November 2025. Tim Adipura dari KLH/BPLH akan terjun langsung bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur untuk memantau dan menilai kondisi lingkungan di setiap daerah.

Untuk Kabupaten Sumenep, penilaian dijadwalkan pada 11–15 Agustus 2025 selama lima hari penuh. Tidak hanya wilayah perkotaan, penilaian juga mencakup berbagai sarana dan prasarana publik, antara lain Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), rumah kompos, pasar, sekolah, kantor pemerintahan, rumah sakit, puskesmas, taman kota, fasilitas jalan, dan drainase.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab mengimbau seluruh titik pantau untuk menjaga kebersihan, keindahan, keteduhan, dan keasrian. Setiap lokasi, kecuali pertokoan dan jalan, diwajibkan menyediakan tong sampah terpilah untuk sampah basah dan kering, mengelola sampah organik maupun anorganik, serta memastikan toilet tetap bersih dan layak pakai.

Mulai 7–13 Agustus 2025, Tim Adipura DLH Kabupaten Sumenep akan melakukan pendampingan di lokasi-lokasi yang menjadi fokus penilaian. Pemerintah daerah juga meminta para camat untuk menggerakkan perangkat desa/kelurahan hingga tingkat RT/RW agar mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mempersiapkan penilaian Adipura, tetapi juga membentuk budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

“Partisipasi semua pihak sangat penting. Dengan gotong royong, kita bisa mewujudkan Sumenep yang bersih, hijau, dan layak menjadi pemenang Adipura,” tegas Sekretaris Daerah dalam surat edaran tersebut.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru