Ketua TP PKK Surabaya Tinjau BIAS dan Cek Kesehatan Gratis di Tiga Sekolah

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, memantau pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di tiga sekolah, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini berlangsung di SD Al Hikmah, SDIT Al Ghilmani, dan SD Darul Ulum sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjaga kesehatan anak usia sekolah.

BIAS tahun ini menyasar siswa kelas 1, 2, dan 5 SD/MI, serta siswi kelas 9 SMP. Imunisasi Measles-Rubella (MR) diberikan kepada siswa kelas 1, Difteri-Tetanus (DT) untuk kelas 1, dan Tetanus-Difteri (Td) bagi kelas 2 dan 5. Selain itu, siswi kelas 5 SD dan 9 SMP mendapatkan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) untuk mencegah kanker leher rahim.

“Pemberian imunisasi HPV ini sangat penting. Dulu berbayar dan mahal, kini difasilitasi pemerintah pusat secara gratis,” kata Rini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain imunisasi, Pemkot Surabaya juga melaksanakan CKG bagi anak-anak PAUD hingga SMA, meliputi pemeriksaan gigi, mata, gula darah, dan tekanan darah. Pemeriksaan ini diharapkan dapat mendeteksi dini masalah kesehatan seperti gangguan penglihatan akibat penggunaan gawai atau gigi berlubang karena konsumsi gula berlebihan.

Rini menegaskan pentingnya koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, serta peran orang tua dalam mengisi formulir kesehatan anak. “Imunisasi ini penting untuk daya tahan tubuh anak hingga dewasa. Mohon dukungan orang tua agar anak-anak tumbuh sehat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan program BIAS berlangsung bertahap. Pada Agustus 2025, fokus imunisasi adalah Campak-Rubella (MR) dan HPV, sementara pada November 2025 akan dilaksanakan imunisasi DT dan Td.

Nanik menegaskan program ini gratis dan berlaku untuk seluruh anak usia sekolah. Jika ada anak yang sakit saat jadwal imunisasi, pihak sekolah akan mengatur ulang pelaksanaan setelah kondisi membaik. “Orang tua bisa menghubungi Puskesmas atau Dinkes untuk informasi lebih lanjut,” katanya.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Pemdes Cigelam Ngaronjat Terus Meriahkan Perayaan
Kebanggaan Ayah dan Bunda, Ratu Aprilia Santika Dewi Raih Juara Pinilih PARAS SMAN 1 Purwakarta
Pemkab Purwakarta Terus Benahi Taman Kota, Perkuat Fasilitas dan Keindahan Ruang Publik
Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Puluhan Rombongan Anak Ikuti Pawai Kemerdekaan di Pragaan
Ujang Kecam Keras Sorotan Anggaran Sekolah Rakyat: Samarang Bukan Penonton, Kami Juga Berhak
Purwakarta Bergemuruh, Karnaval Mobil Hias Semarakkan Hari Kemerdekaan
HUT ke-81 RI, DPD PAN Sumenep Gelar Upacara Kemerdekaan
Salawat Nabi dan Indonesia Raya Menggema di Taneyan Lanjang Pocang Temor

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Pemdes Cigelam Ngaronjat Terus Meriahkan Perayaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Kebanggaan Ayah dan Bunda, Ratu Aprilia Santika Dewi Raih Juara Pinilih PARAS SMAN 1 Purwakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Pemkab Purwakarta Terus Benahi Taman Kota, Perkuat Fasilitas dan Keindahan Ruang Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Puluhan Rombongan Anak Ikuti Pawai Kemerdekaan di Pragaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ujang Kecam Keras Sorotan Anggaran Sekolah Rakyat: Samarang Bukan Penonton, Kami Juga Berhak

Berita Terbaru