Inovasi “Duwe Beres” RSUD Syamrabu Masuk Top 6 Inotek Award Jatim 2025

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, detikkota.com – Inovasi layanan administrasi kependudukan “Duwe Beres” milik RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan berhasil menembus Top 6 finalis Inovasi dan Teknologi (Inotek) Award Jawa Timur 2025. Program ini juga tercatat sebagai finalis Top Inovasi KIPP Kemenpan-RB 2025 untuk kategori pelayanan kesehatan.

Inovasi yang diluncurkan pada 2023 tersebut lahir dari kerja sama RSUD Syamrabu dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangkalan. Program ini dirancang untuk mengatasi persoalan pasien rawat inap yang tidak memiliki dokumen kependudukan.

Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan, dr. Farhat Suryadingrat, menjelaskan bahwa pada 2022 sebanyak 10,4 persen dari 20.190 pasien rawat inap tidak terdaftar di BPJS Kesehatan akibat masalah administrasi. Kondisi itu menimbulkan piutang rumah sakit hingga Rp811 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui Duwe Beres, pasien tanpa identitas tetap bisa mendapat layanan kesehatan hingga sembuh, sekaligus pulang dengan dokumen kependudukan lengkap,” kata Farhat, Selasa (19/8/2025).

Layanan ini memungkinkan pasien memperoleh KTP, KK, akta kelahiran bagi bayi, hingga akta kematian jika pasien meninggal. Prosesnya difasilitasi langsung oleh petugas front office IGD dan Disdukcapil, dengan perekaman data hingga penerbitan NIK yang kemudian didaftarkan ke BPJS. Semua layanan diberikan gratis.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyambut capaian ini sebagai terobosan penting. “Inovasi ini bukan hanya meningkatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjamin perlindungan administrasi kependudukan masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Jatim, Dr. Andriyanto. Menurutnya, inovasi tersebut memberikan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat.

“Hasilnya terbukti menurunkan piutang rumah sakit, meningkatkan jumlah pasien rawat inap, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Syamrabu,” katanya usai kegiatan validasi lapangan di Pendopo Agung Bangkalan.

Berita Terkait

Miris! Dana PIP Siswa SMK di Sumenep Diduga Dipotong Oknum Kepala Sekolah
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja
Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar
Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:11 WIB

Miris! Dana PIP Siswa SMK di Sumenep Diduga Dipotong Oknum Kepala Sekolah

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:37 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:38 WIB

Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terbaru