Aktivis Desak KPK Awasi Proyek Strategis APBD Purwakarta

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purwakarta 2025 mendapat sorotan terkait potensi kebocoran. Aktivis sosial Mahesa Jenar meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung mengawasi proses pelelangan proyek strategis yang dikelola Pemerintah Daerah melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Purwakarta.

Permintaan itu sebelumnya disampaikan Mahesa kepada Kepala Koordinator Wilayah V KPK, Setyo Budiyanto. Ia berharap KPK dapat melakukan pemantauan intensif terhadap proyek-proyek bernilai besar, khususnya yang dibiayai APBD dan bersifat strategis.

Menurut Mahesa, KPK memiliki kewenangan jelas untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Purwakarta dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi. Ia menyoroti proyek infrastruktur di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) yang menyerap anggaran cukup besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapannya, dengan pengawasan ketat, kebocoran anggaran dapat dicegah. Kami ingin setiap rupiah APBD digunakan secara efisien dan efektif untuk masyarakat Purwakarta,” tegas Mahesa.

Dorongan ini, lanjut Mahesa, menunjukkan peran masyarakat sipil dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Dengan keterlibatan KPK, pembangunan di Purwakarta diharapkan berjalan lebih bersih dan bebas dari praktik korupsi yang merugikan publik.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru