TP-PKK Lumajang Tekankan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak dalam Pembangunan Keluarga

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP-PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat memberikan sambutan dalam Edukasi Peningkatan Kualitas Keluarga di Graha Nagara Bhakti.

Ketua TP-PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat memberikan sambutan dalam Edukasi Peningkatan Kualitas Keluarga di Graha Nagara Bhakti.

LUMAJANG, detikkota.com – Kesetaraan gender dan perlindungan hak anak menjadi fokus utama pembangunan keluarga di Kabupaten Lumajang. Hal itu disampaikan Ketua TP-PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat membuka acara Edukasi Peningkatan Kualitas Keluarga di Graha Nagara Bhakti, Kantor BKD Lumajang, Senin (25/8/2025).

Acara ini diikuti oleh perempuan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk Muslimat dan Aisyiyah, yang berperan dalam menyebarkan kesadaran kesetaraan gender di tingkat keluarga maupun masyarakat.

“Kesetaraan gender bukan hanya soal perempuan, tetapi tentang menciptakan masyarakat yang adil dan menghargai hak setiap individu. Tanpa kerja sama semua pihak, upaya ini tidak akan berhasil,” ujar Dewi Natalia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga untuk menghapus diskriminasi, kekerasan, stereotip, serta stigma sosial. Pemerintah, kata Dewi, harus memastikan kebijakan yang melindungi perempuan, meningkatkan akses pendidikan dan pekerjaan, serta mendorong partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan.

Menurutnya, keluarga menjadi ujung tombak dalam menanamkan nilai keadilan sejak dini. “Pengasuhan yang menghormati hak anak, menghapus kekerasan, dan menghilangkan bahasa diskriminatif adalah kunci mencetak generasi percaya diri dan kreatif,” jelasnya.

Dewi juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi, mulai dari sistem patriarki, kesenjangan ekonomi, keterbatasan akses perempuan terhadap pekerjaan, hingga rendahnya keterwakilan dalam politik. “Tantangan itu nyata, tetapi justru menjadi motivasi bagi kita untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kesetaraan gender bukan hanya isu perempuan, melainkan isu pembangunan manusia. “Landasi upaya ini dengan ikhlas, cerdas, dan tuntas. Dengan begitu, generasi bangsa yang unggul dan berkualitas akan lahir, siap menghadapi tantangan Indonesia Emas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar
Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak
BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba
Cak Eri Pimpin Cipta Kondisi Asuhan Rembulan, Evaluasi Parkir Non Tunai di Surabaya
Ramadan Penuh Kebersamaan, LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-Rekan Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa
Pemkab Banyuwangi Peringati Nuzulul Quran, Bupati Ipuk Ajak Perkuat Solidaritas
Pasar Murah Ramadan Pemkab Bangkalan Diserbu Warga, Ayam Rp30 Ribu per Kg Jadi Buruan
Totok, Penggali Kubur yang Mengabdi dalam Sunyi Raih Naghfir’s Institute Award 2026

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:26 WIB

Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar

Senin, 9 Maret 2026 - 16:29 WIB

Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak

Senin, 9 Maret 2026 - 14:44 WIB

BMKG Sumenep: Bibit Badai Menjauh, Warga Diminta Waspadai Cuaca Pancaroba

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:02 WIB

Cak Eri Pimpin Cipta Kondisi Asuhan Rembulan, Evaluasi Parkir Non Tunai di Surabaya

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:45 WIB

Ramadan Penuh Kebersamaan, LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-Rekan Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa

Berita Terbaru