BPBD Pamekasan Prediksi Kekeringan 2025 Meluas

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, detikkota.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan memperkirakan jumlah wilayah terdampak kekeringan pada 2025 akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, menyampaikan pihaknya telah menyelesaikan rekapitulasi data wilayah terdampak, namun terdapat sejumlah dusun dan desa tambahan yang diajukan oleh kecamatan untuk diverifikasi.

“Mulai Rabu (27/8/2025), tim BPBD akan turun melakukan survei ke beberapa wilayah tambahan. Dari hasil itu baru akan dipetakan kategori kering kritis maupun kering langka,” jelas Dhofir, Selasa (26/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menerangkan, kering kritis ditandai dengan kebutuhan air bersih masyarakat lebih dari 10 liter per orang per hari, namun jarak tempuh ke sumber air mencapai 3 kilometer atau lebih. Sedangkan kering langka terjadi ketika kebutuhan air bersih di bawah 10 liter per orang per hari, dengan jarak ke sumber air antara 0,5 hingga 3 kilometer.

“Kalau sudah kering kritis, dampaknya cukup berat karena masyarakat harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air. Karena itu pemetaan ini penting agar bantuan distribusi tepat sasaran,” tambahnya.

Sebagai perbandingan, pada 2024 kekeringan melanda 269 dusun di 76 desa yang tersebar di 11 kecamatan, yakni Tlanakan, Pademawu, Galis, Larangan, Proppo, Palengaan, Pegantenan, Kadur, Waru, Batumarmar, dan Pasean.

Dengan potensi penambahan wilayah terdampak pada 2025, BPBD Pamekasan menegaskan akan memperkuat langkah mitigasi, terutama penyaluran air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau ekstrem.

Berita Terkait

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno
Pemeliharaan Jalan Pameungpeuk–Gandasoli Dapat Apresiasi Warga, Akses Transportasi Kian Lancar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Berita Terbaru