Pemkot dan Polrestabes Surabaya Gelar Kelas Parenting, Dorong Warga Lawan Kekerasan

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polrestabes Surabaya menggelar Kelas Parenting di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Balai RW 6, Kelurahan Wonokusumo, Kamis (28/8/2025). Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat agar berani melawan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Mengusung tema “#RiseandSpeak: Wujudkan Ketahanan Keluarga, Perlindungan Perempuan dan Anak dengan Bangkit dan Bersuara”, kegiatan tersebut menghadirkan Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani dan Ketua Bhayangkari Cabang Surabaya Inge Luthfie sebagai narasumber.

Rini Indriyani menegaskan pentingnya keberanian perempuan untuk berbicara, menolak, dan melaporkan tindakan kekerasan. Menurutnya, kasus kekerasan sering berakar dari keluarga yang tidak harmonis, sehingga pendidikan mengenai ketahanan keluarga menjadi hal mendasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memberikan edukasi tentang membentuk keluarga harmonis, serta bagaimana penanganan jika sudah terjadi kekerasan, termasuk melaporkannya,” ujarnya. Ia juga menekankan perlunya efek jera bagi pelaku agar kasus serupa tidak terulang.

Rini mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, khususnya melalui program Kampung Pancasila. Ia mencontohkan, tanda-tanda seperti tangisan anak yang berulang perlu segera dilaporkan untuk mencegah trauma lebih dalam.

Sementara itu, Inge Luthfie menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan gawai dan mengingatkan masyarakat agar tidak menormalisasi pelecehan, termasuk catcalling.

“Semua perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang sama, terlepas dari penampilan maupun pekerjaan. Jangan ada toleransi bagi pelaku kekerasan,” tegasnya.

Inge juga menekankan pentingnya rasa simpati dan empati di masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman dan peduli. Ia berharap kegiatan serupa dapat diperluas ke seluruh wilayah Surabaya.

“Semoga program ini membawa manfaat dan menjadi langkah bersama untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak
MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan
Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep
Damkar Surabaya Siaga Selama Libur Lebaran 2026, Warga Diminta Pastikan Rumah Aman
Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik
PMI Sumenep Salurkan Bantuan Sembako kepada Abang Becak dan Pemulung
Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:45 WIB

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:22 WIB

MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:05 WIB

Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:54 WIB

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB