Ribuan Warga Padati Night Cokro Fair 2025, UMKM dan Seni Budaya Jadi Daya Tarik

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikkota.com – Ribuan warga memadati Jalan Cokroaminoto untuk mengikuti Night Cokro Fair 2025, Sabtu (30/8/2025). Festival tahunan yang telah menjadi agenda tetap masyarakat Kecamatan Kanigaran ini menampilkan berbagai pertunjukan seni, budaya, kuliner, hingga produk UMKM lokal.

Gelaran dibuka dengan tari Dayak dari warga Kelurahan Sukoharjo dan diresmikan langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Cokro Fair sebagai sarana pengembangan budaya sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat.

“Cokro Fair bukan sekadar hiburan, tetapi wadah untuk mengangkat potensi daerah serta memperkuat persatuan. Kondusivitas dan keamanan kota menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali kota juga memperkenalkan program pembangunan “Probolinggo Bersolek” dan mengajak warga berdoa bersama untuk mendoakan sopir ojek online yang meninggal dalam aksi demonstrasi di Jakarta.

Camat Kanigaran, Noor Aly, menyampaikan bahwa tahun ini Cokro Fair mengusung tema Ragam Seni Budaya dan Kuliner. Sebanyak 17 panggung hiburan digelar dengan dukungan sponsor, di antaranya Bank Jatim, KDS Toserba, PT Eratek Jaya, dan PLN Probolinggo.

“Kegiatan ini murni dari dukungan masyarakat dan sponsor, tanpa menggunakan dana APBD,” jelasnya.

Setelah membuka acara, Wali Kota Aminuddin bersama Ketua TP PKK dr. Evariani meninjau stan UMKM dan membagikan makanan yang dibelinya kepada warga. Rombongan kemudian menghadiri Bonsakul Fair di pertigaan Loji, sekaligus menyerahkan hadiah lomba seni budaya. RW 09 keluar sebagai Juara I, disusul RW 11 (Juara II), RW 07 (Juara III), RW 13 (Harapan I), dan RW 02 (Harapan II).

Gelaran ini juga membawa berkah bagi pedagang kecil. Rini, penjual gorengan asal Kanigaran, mengaku dagangannya habis terjual. “Omzet meningkat dari biasanya, alhamdulillah Cokro Fair jadi rezeki besar,” tuturnya. Hal senada disampaikan Suparno, pedagang minuman, yang mengaku kewalahan melayani pembeli karena dagangannya laris manis.

Pengunjung pun merasa terhibur. Siti, warga Wonoasih, datang bersama keluarga untuk menikmati suasana. “Stan makanannya banyak, harganya terjangkau, ada panggung hiburan juga. Meriah sekali,” ujarnya.

Dengan tema “Ragam Seni Budaya dan Kuliner dalam Satu Bingkai Probolinggo Bersolek”, Night Cokro Fair 2025 menjadi pesta rakyat yang meriah. Selain memperkuat semangat kebersamaan, acara ini juga menggerakkan roda perekonomian lokal.

Berita Terkait

Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Potensi Gempa
Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM
Listrik RW 03 Nagri Tengah Padam Berulang, ULP Ungkap Isolator Rusak Disambar Petir
Proyek RKB SMKN 3 Linggabuana Tembus Rp1 Miliar, Libatkan Penyedia Jasa: Mekanismenya Terang atau Justru Mengundang Tanya?
Tak Perlu Lagi ke Kota, Urus Adminduk di Bangkalan Mulai 2027 Bisa dari Kecamatan
Petani Jatisari Probolinggo Dilatih Ubah Kotoran Kambing Jadi Pupuk Hayati
Tunggakan PBB Sumenep Dipangkas 95 Persen, Warga Cuma Punya Waktu sampai 31 Oktober
Kekeringan Melanda Tanah Merah, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Air Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:56 WIB

Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Potensi Gempa

Sabtu, 12 September 2026 - 13:51 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM

Kamis, 10 September 2026 - 14:22 WIB

Listrik RW 03 Nagri Tengah Padam Berulang, ULP Ungkap Isolator Rusak Disambar Petir

Kamis, 10 September 2026 - 13:45 WIB

Proyek RKB SMKN 3 Linggabuana Tembus Rp1 Miliar, Libatkan Penyedia Jasa: Mekanismenya Terang atau Justru Mengundang Tanya?

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Tak Perlu Lagi ke Kota, Urus Adminduk di Bangkalan Mulai 2027 Bisa dari Kecamatan

Berita Terbaru