Damkar Pamekasan Tangani Berbagai Kejadian Darurat di Luar Kebakaran

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar Pamekasan saat melakukan penanganan kejadian darurat di luar kebakaran, mulai dari mediasi konflik warga hingga evakuasi hewan.

Petugas Damkar Pamekasan saat melakukan penanganan kejadian darurat di luar kebakaran, mulai dari mediasi konflik warga hingga evakuasi hewan.

PAMEKASAN, detikkota.com – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) kini tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai situasi darurat yang melibatkan keselamatan masyarakat.

Kasi Operasi Damkar Pamekasan, Zainuddin, menyampaikan pihaknya siap siaga membantu warga dalam berbagai kondisi. “Damkar bukan hanya soal kebakaran. Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam kondisi apapun, termasuk perlindungan dan penyelamatan di luar kebakaran,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).

Pada hari yang sama, sekitar pukul 03.00 WIB, Damkar menerima laporan terkait seorang perempuan berinisial R (21), warga asal Padang, yang meminta perlindungan setelah bertengkar dengan suaminya di kawasan Arek Lancor, Pamekasan. Petugas kemudian mengevakuasi perempuan tersebut ke Mako Damkar untuk diamankan sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena yang bersangkutan tidak memiliki keluarga di Pamekasan, kami lakukan mediasi bersama perangkat kelurahan. Syukur, permasalahan berhasil diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Zainuddin.

Masih di Rabu pagi, pukul 07.30 WIB, Tim 113 Damkar bergerak ke Desa Pangurayan, Kecamatan Proppo, untuk mengevakuasi seekor kera yang meresahkan warga Dusun Langgher. Proses berjalan aman dan terkendali hingga hewan berhasil diamankan.

Sebelumnya, pada Rabu (27/8/2025), Damkar Pamekasan juga membantu seorang warga Sampang bernama Marsuna yang jari tengahnya membengkak akibat cincin terlalu kecil. Dengan peralatan khusus, cincin berhasil dilepas di Mako Damkar Pamekasan.

“Kalau tidak dilepas, bisa berakibat fatal. Bahkan pernah ada kasus serupa yang hampir berujung amputasi. Beruntung cincin bisa dilepas dengan aman,” ungkapnya.

Berbagai kejadian tersebut, lanjut Zainuddin, menunjukkan bahwa Damkar hadir sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat. “Intinya kami selalu siap siaga, bukan hanya memadamkan api, tapi juga melayani kebutuhan masyarakat dalam berbagai keadaan darurat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru