Mentan Apresiasi Surabaya Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Gerakan Pangan Murah di Taman 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Selasa (23/9/2025).

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri Gerakan Pangan Murah di Taman 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Selasa (23/9/2025).

SURABAYA, detikkota.com – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Jawa Timur yang digelar di Taman 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Selasa (23/9/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Bulog dan Pemprov Jawa Timur menyediakan 10 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta berbagai kebutuhan pokok lain seperti minyak, gula, telur, cabai, dan bawang.

Dalam sambutannya, Menteri Amran mengapresiasi kinerja Pemkot Surabaya yang mampu menekan inflasi hingga mencatat deflasi 0,07 persen. Ia menilai Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas harga pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amran menegaskan pentingnya menjaga harga beras tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga memastikan bahwa operasi pasar di Jawa Timur akan terus dilakukan dengan pelepasan 2.400 ton beras SPHP hari itu, dan dilanjutkan ke daerah lain.

“Presiden Prabowo meminta saya turun langsung memastikan pasokan beras aman hingga akhir tahun. Saat ini stok nasional mencapai 1,3 juta ton dan ditambah 1 juta ton lagi untuk operasi pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Surabaya, Antiek Sugiharti, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM merupakan hasil kerja sama Pemkot, Pemprov Jatim, dan Bulog Kanwil Jawa Timur. Menurutnya, ketersediaan beras SPHP menjadi fokus utama, namun komoditas lain juga disediakan untuk masyarakat.

Antiek menambahkan, GPM berkontribusi pada deflasi Surabaya dan menjadi salah satu upaya rutin Pemkot untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

Pengelolaan Sampah Surabaya Terbaik se-Indonesia Tahun 2025
Kota Probolinggo Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih dari KLH
Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo
Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa
Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11 WIB

Pengelolaan Sampah Surabaya Terbaik se-Indonesia Tahun 2025

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:04 WIB

Kota Probolinggo Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih dari KLH

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:37 WIB

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Berita Terbaru

Hanif Faisol Nurofiq menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta.

Nasional

Pengelolaan Sampah Surabaya Terbaik se-Indonesia Tahun 2025

Kamis, 26 Feb 2026 - 10:11 WIB

Hanif Faisol Nurofiq menyerahkan Sertifikat Menuju Kota Bersih kepada Aminuddin dalam Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 di Jakarta.

Nasional

Kota Probolinggo Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih dari KLH

Kamis, 26 Feb 2026 - 10:04 WIB