BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas saat hujan deras di kawasan perkotaan, ilustrasi potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Pengendara melintas saat hujan deras di kawasan perkotaan, ilustrasi potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

JAKARTA, detikkota.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 18 hingga 19 April 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Dalam keterangannya, BMKG membagi potensi cuaca ke dalam beberapa kategori, yakni waspada, siaga, dan awas. Untuk periode tersebut, tidak ada wilayah yang masuk kategori awas, namun beberapa daerah berstatus siaga yang menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Pada Sabtu (18/4), wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Sementara daerah yang masuk kategori siaga antara lain Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, dan Sulawesi Barat. BMKG juga mencatat potensi angin kencang di Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memasuki Minggu (19/4), potensi hujan masih meluas di berbagai wilayah. Daerah berstatus waspada mencakup sejumlah provinsi di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Adapun wilayah dengan status siaga meliputi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua Tengah. Potensi angin kencang pada hari tersebut terpantau di Sulawesi Utara.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan banjir dan longsor. Warga juga diminta untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi serta melakukan langkah mitigasi seperti membersihkan saluran air dan menyiapkan perlengkapan darurat.

BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal penting dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Penulis : Jack

Editor : Id

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Apresiasi TASPEN sebagai Mitra Strategis Perlindungan ASN
PLN Purwakarta Berikan Edukasi Fungsi Lubang pada MCB, Masyarakat Diimbau Tak Mengganjal Tuas dengan Tusuk Gigi
Kancana Letkol Teddy Gelar Seminar Hukum, 30 Mahasiswa Dalami Alur Penanganan Perkara Pidana
372 Ayam Bekisar Ikuti Bupati Cup 2026, Sumenep Perkuat Pelestarian Fauna Khas Daerah
Bupati Sumenep Ajak Berbagai Pihak Perluas Kolaborasi untuk Pemberdayaan Santri
Bupati Sumenep Dorong Santri Kembangkan Jiwa Wirausaha dan Kreativitas
Ditlantas Polda Jatim Dorong Target Zero ODOL 2027 melalui Edukasi dan Kolaborasi
Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemkab Bangkalan Apresiasi TASPEN sebagai Mitra Strategis Perlindungan ASN

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:46 WIB

PLN Purwakarta Berikan Edukasi Fungsi Lubang pada MCB, Masyarakat Diimbau Tak Mengganjal Tuas dengan Tusuk Gigi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Kancana Letkol Teddy Gelar Seminar Hukum, 30 Mahasiswa Dalami Alur Penanganan Perkara Pidana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bupati Sumenep Ajak Berbagai Pihak Perluas Kolaborasi untuk Pemberdayaan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Bupati Sumenep Dorong Santri Kembangkan Jiwa Wirausaha dan Kreativitas

Berita Terbaru