Pemkot Surabaya Kembangkan Sistem SITALAS untuk Perkuat Kebijakan Responsif Anak

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot meluncurkan pengembangan Sistem Informasi Kota Layak Anak Surabaya (SITALAS) sebagai platform satu data anak, Minggu (12/10/2025).

Pemkot meluncurkan pengembangan Sistem Informasi Kota Layak Anak Surabaya (SITALAS) sebagai platform satu data anak, Minggu (12/10/2025).

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat langkah menuju predikat Kota Layak Anak Paripurna sekaligus mendukung inisiatif Child Friendly Cities Initiative (CFCI) dari UNICEF. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah pengembangan SITALAS (Sistem Informasi Kota Layak Anak Surabaya), platform digital yang kini berfungsi sebagai sistem satu data anak di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, SITALAS menjadi sarana integrasi seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi kebijakan yang berorientasi pada kepentingan anak.

“Melalui SITALAS, seluruh data terkait anak — mulai dari hak dasar, kesehatan, pendidikan, perlindungan hingga partisipasi — kini terhimpun dalam satu sistem yang terhubung lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan,” ujar Eri, Minggu (12/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menjelaskan bahwa SITALAS mengelola dua jenis data, yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif menggambarkan capaian numerik program Kota Layak Anak (KLA) dan CFCI, sedangkan data kualitatif berisi narasi, hasil observasi, serta praktik baik pelaksanaan program di lapangan.

“Integrasi kedua jenis data ini membuat SITALAS mampu menyajikan informasi komprehensif, tidak hanya dari sisi statistik, tetapi juga dari pengalaman nyata di lapangan. Hal ini menjadi dasar kuat dalam penyusunan kebijakan yang responsif dan berkelanjutan,” jelas Irvan.

Ia menambahkan, SITALAS juga mendukung penerapan evidence-based policy making dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu memberikan rekomendasi kebijakan adaptif dan prediktif. Sistem ini membantu pemerintah mendeteksi permasalahan sejak dini dan merumuskan solusi yang tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati, menegaskan bahwa SITALAS bukan hanya sistem informasi, tetapi juga ekosistem kolaboratif yang menghubungkan data, kebijakan, dan partisipasi masyarakat melalui pendekatan hexahelix — melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, masyarakat, dan lembaga internasional.

Menurut Ida, kini akses SITALAS telah diperluas untuk seluruh anak Surabaya. Melalui fitur partisipatif, anak-anak dapat menyampaikan aspirasi, ide, dan karya mereka secara langsung untuk mendukung pembangunan kota yang ramah anak.

“Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot Surabaya untuk tidak hanya melindungi anak, tetapi juga memberi ruang bagi mereka untuk berkreasi dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak Nasional dan Dunia,” pungkas Ida.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

Warga Kepulauan Tertahan Akibat Cuaca Ekstrem, Baznas Sumenep Langsung Salurkan Logistik
Bupati Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ungkap Kasus Jambret Maut di Pegantenan
Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan, Panen Semangka Libatkan Warga Binaan Banyuwangi
Asrendam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Yon Teritorial Pertanian di Sumenep
Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Dibagikan untuk Pengemudi Lansia di Banyuwangi
Kades Tajursindang Diduga Selewengkan Dana Desa dan Dana BUMDes
Bupati Bangkalan Tekankan Penguatan Sinergi Forkopimda pada Pisah Kenal Kapolres
Masjid Gelap, Azan Terkendala: Potret Ibadah di Pulau Terluar Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:36 WIB

Warga Kepulauan Tertahan Akibat Cuaca Ekstrem, Baznas Sumenep Langsung Salurkan Logistik

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:54 WIB

Bupati Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ungkap Kasus Jambret Maut di Pegantenan

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:24 WIB

Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan, Panen Semangka Libatkan Warga Binaan Banyuwangi

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:26 WIB

Asrendam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Yon Teritorial Pertanian di Sumenep

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:39 WIB

Ratusan Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Dibagikan untuk Pengemudi Lansia di Banyuwangi

Berita Terbaru