Ribuan Penari Siap Meriahkan Gandrung Sewu 2025, Termasuk Diaspora dari Amerika

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penari Gandrung Sewu saat latihan di Stadion Diponegoro, Sabtu (18/10/2025).

Penari Gandrung Sewu saat latihan di Stadion Diponegoro, Sabtu (18/10/2025).

BANYUWANGI, detikkota.com – Ribuan penari terus mempersiapkan diri untuk tampil dalam ajang Gandrung Sewu 2025 yang akan digelar pada Sabtu, 25 Oktober mendatang. Latihan massal berlangsung di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Sabtu sore (18/10/2025), dengan semangat tinggi dari peserta berbagai usia, mulai anak-anak hingga dewasa.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir langsung untuk memberikan semangat kepada para penari. Ia mengapresiasi dedikasi peserta yang giat berlatih menjelang pementasan besar tersebut.

“Terima kasih kepada anak-anakku yang terus berlatih dengan tekun. Semoga semua diberikan kesehatan dan bisa tampil maksimal nanti,” ujar Ipuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gandrung Sewu tahun ini dinilai istimewa karena melibatkan peserta dari berbagai daerah serta partisipasi para kepala desa di Banyuwangi. Sedikitnya 200 penari berasal dari luar daerah, antara lain Malang, Kediri, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, Bali, dan Situbondo.

Selain itu, beberapa diaspora Banyuwangi juga ikut ambil bagian, termasuk penari dari Sorong, Sumatera Selatan, dan seorang penari dari Amerika Serikat. “Tahun ini spesial. Ada peserta dari luar daerah, dari Papua, bahkan dari Amerika. Juga ada 50 kepala desa yang ikut menari,” ungkap Ipuk.

Salah satu peserta, Dian Novita, penari tradisional asal Tegaldlimo yang kini menetap di Milwaukee, Wisconsin, mengaku datang khusus ke Banyuwangi untuk ikut tampil. “Perjalanan jauh dari Amerika tidak mengurangi semangat saya. Ini pengalaman yang luar biasa,” kata Dian.

Sementara itu, Tri Wahyu Puspitasari, diaspora Banyuwangi yang tinggal di Sorong, Papua, juga menyampaikan kebanggaannya bisa tampil di tanah kelahiran. “Kami pelaku seni di Sorong, sering membawakan tari Gandrung di berbagai acara. Bisa tampil di Gandrung Sewu adalah kebanggaan tersendiri,” ujarnya.

Bupati Ipuk berharap seluruh penari dapat memanfaatkan waktu latihan dengan baik agar dapat menampilkan yang terbaik di hadapan ribuan penonton nanti. “Gandrung Sewu bukan hanya milik Banyuwangi, tapi juga kebanggaan Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Dorong Ekonomi Warga
Ramadan Penuh Kebersamaan, LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-Rekan Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa
Sumenep Bersholawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati dan Wabup
Pengajian Ramadan di Masjid Sumekar, AKH Sudiharso Ajak Umat Ubah Cara Pandang Ibadah
Banyuwangi Hadirkan 86 Event dalam Banyuwangi Attractions 2026
Industri Maritim Banyuwangi Kian Menguat, Kapal Katamaran X38 Resmi Diserahkan
Pastikan Keamanan Jemaat, Kapolres Sumenep Pantau Langsung Perayaan Imlek
Dari Haul KH Achmad Musayyidi, Ipuk Tegaskan Aspirasi Kiai Jadi Rujukan Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:48 WIB

Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Dorong Ekonomi Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:45 WIB

Ramadan Penuh Kebersamaan, LBH Achmad Madani Putra dan Rekan-Rekan Gelar Doa Bersama dan Buka Puasa

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Sumenep Bersholawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati dan Wabup

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:37 WIB

Pengajian Ramadan di Masjid Sumekar, AKH Sudiharso Ajak Umat Ubah Cara Pandang Ibadah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:09 WIB

Banyuwangi Hadirkan 86 Event dalam Banyuwangi Attractions 2026

Berita Terbaru