Hari Santri Nasional, 14.241 Guru Ngaji di Banyuwangi Terima Insentif Rp9,96 Miliar

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan insentif kepada perwakilan guru ngaji saat upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan insentif kepada perwakilan guru ngaji saat upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi.

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyalurkan insentif kepada 14.241 guru ngaji bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2025. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat upacara Hari Santri di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (22/10/2025).

Tahun ini, Pemkab Banyuwangi mengalokasikan dana sekitar Rp9,96 miliar untuk program insentif tersebut. Program ini telah berjalan sejak 2011 sebagai bentuk apresiasi kepada para guru ngaji atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda.

Bupati Ipuk menyampaikan bahwa guru ngaji memiliki peran penting dalam pembelajaran Al-Qur’an serta pembentukan karakter anak-anak. “Guru ngaji bukan hanya pendidik, tetapi juga teladan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak dan moral yang kuat bagi generasi penerus bangsa,” ujar Ipuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengucapkan terima kasih atas keikhlasan para guru ngaji yang terus membimbing anak-anak di berbagai pelosok daerah. “Insentif ini hanyalah bentuk penghargaan kecil atas pengabdian besar para guru ngaji. Semoga menjadi penyemangat untuk terus berkhidmat,” imbuhnya.

Selain guru ngaji, Pemkab Banyuwangi juga memberikan insentif kepada guru rohani dari berbagai agama yang mengajar di lembaga pendidikan nonformal, seperti guru sekolah minggu dan guru agama Hindu, Buddha, Kristen, Katolik, serta Konghucu.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banyuwangi, Yusdi Irawan, menjelaskan bahwa jumlah penerima insentif tahun ini meningkat dibanding 2024, yang berjumlah 14.119 orang. “Kami rutin melakukan verifikasi data penerima agar program ini tepat sasaran,” katanya.

Yusdi menambahkan, guru ngaji yang berhak menerima insentif adalah mereka yang mengajar minimal 10 anak didik. Pencairan insentif dapat dilakukan langsung di bank yang telah ditunjuk pemerintah daerah.

Sementara itu, dua guru ngaji penerima insentif, Lailatul Muawanah dari TPQ Darul Gufron dan Ustadzah Marhamah dari Desa Bulusari, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah. Mereka menilai insentif ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi untuk terus mengajar dengan semangat.

Dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional itu juga diserahkan penghargaan kepada pemenang Festival Anak Sholeh. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Banyuwangi, di antaranya Kapolresta Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Wakil Bupati Mujiono, serta perwakilan Dandim 0825, Danlanal Banyuwangi, dan Ketua MUI KH. Muhaimin Asmuni.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi
Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri
KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi
Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:20 WIB

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:53 WIB

Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:35 WIB

Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Berita Terbaru

Fauzi As

Opini

Dua Wajah Negara

Kamis, 19 Mar 2026 - 00:34 WIB

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyapa dan melepas ratusan pemudik yang diberangkatkan menggunakan bus dalam program mudik bersama.

Daerah

Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan 7 Bus

Rabu, 18 Mar 2026 - 18:25 WIB