Proyek Drainase di Sindangkasih Purwakarta Dimulai, Warga Sambut Baik untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) memulai proyek pembangunan drainase lingkungan di Gang Bayor, Kosim RT 54 RW 01, Kelurahan Sindangkasih. Pekerjaan ini ditujukan untuk mengoptimalkan sistem drainase agar aliran air lebih lancar dan mengurangi risiko genangan saat musim hujan.

Pembangunan saluran air tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Salah satu warga, Dudi, mengaku lega dengan dimulainya proyek ini. “Terima kasih sekali, Pak. Setiap kali hujan deras kami selalu khawatir banjir. Semoga setelah dibangun aliran air jadi lancar dan tidak ada lagi genangan,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

Berdasarkan informasi proyek, pekerjaan ini tercatat dengan Nomor Kontrak: 75/SPK/PPK.Pkim/IX/2025, dimulai pada 29 September 2025 dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender. Nilai kontrak mencapai Rp99.667.227,46 dan dibiayai melalui APBD Kabupaten Purwakarta Tahun Anggaran 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CV Fajar Anugrah menjadi penyedia jasa pelaksana kegiatan, yang termasuk dalam Sub Kegiatan Optimalisasi Sistem Drainase Lingkungan di bawah tanggung jawab Bidang Drainase/TPT Disperkim Purwakarta.

Disperkim berharap proyek ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan meningkatkan kualitas lingkungan dan mencegah banjir di kawasan padat penduduk. Warga pun berharap pekerjaan dilakukan sesuai dengan spesifikasi dan tepat waktu.

“Yang penting dikerjakan sesuai RAB dan selesai tepat waktu supaya hasilnya awet dan bermanfaat bagi semua,” ujar warga lainnya.

Pembangunan ini diharapkan menjadi langkah nyata Pemkab Purwakarta dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bebas genangan air.

Penulis : Team

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru