Pemkab Lumajang Pastikan Penanganan Pascabencana Semeru Berbasis Data Akurat

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan penanganan kerusakan pascaerupsi Gunung Semeru dilakukan secara terukur dan berbasis data melalui survei terpadu. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lumajang, Aris Pidekso, menyampaikan bahwa pendekatan tersebut memungkinkan pemetaan kerusakan secara cepat dan akurat.

Berdasarkan hasil survei pada Minggu (23/11/2025), tidak ditemukan kerusakan rumah maupun infrastruktur permukiman di Kecamatan Candipuro. Kondisi rumah warga, jalan lingkungan, drainase, jaringan perpipaan air minum, serta layanan sanitasi tercatat aman.

Sementara itu, di Kecamatan Pronojiwo, tim mencatat 232 rumah terdampak. Seluruh pemilik rumah telah teridentifikasi, termasuk tujuh warga yang masuk dalam SK pembagian hunian tetap BSD. Kerusakan jalan lingkungan dan drainase mencapai 1.000 meter, sementara jaringan perpipaan air minum serta sanitasi terdampak pada 232 sumur dan fasilitas sanitasi individu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Survei dilakukan melalui pengecekan visual lapangan, didukung citra satelit dan drone. Aris menyebut progres pendataan telah mencapai 90 persen, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan penanganan tepat sasaran.

“Modernisasi survei bukan sekadar teknologi. Ini adalah bukti ketelitian dan keseriusan pemerintah dalam memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan pemulihan yang maksimal,” ujarnya.

Beberapa langkah penanganan telah dilaksanakan, termasuk perbaikan kamar mandi di lokasi pengungsian SDN 04 Supiturang. Pemerintah juga akan melanjutkan peninjauan lapangan, pemantauan drone untuk melihat potensi luapan material, serta koordinasi data dengan Dispendukcapil terkait BNBA korban.

Pendekatan survei terpadu ini diharapkan memberi rasa aman bagi warga serta memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo
Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa
Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore
Presiden Prabowo Bahas Arah Politik Luar Negeri Bersama Tokoh dan Akademisi di Istana
Bansos Digital Nasional Bergulir, Banyuwangi Tampil sebagai Role Model
MIO Indonesia Minta Aparat Usut Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:17 WIB

Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:53 WIB

Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 22:56 WIB

Banyuwangi Disiapkan Jadi Pemasok Bioetanol Nasional, Pabrik 30 Ribu KL Dibangun di Glenmore

Berita Terbaru