Strategi Gizi Berbasis Lokal Antar Forikan Lumajang Raih Penghargaan Jatim

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forikan Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat menerima penghargaan Primeir Best Award tingkat Jawa Timur di Surabaya.

Ketua Forikan Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat menerima penghargaan Primeir Best Award tingkat Jawa Timur di Surabaya.

LUMAJANG, detikkota.com – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Lumajang meraih penghargaan Primeir Best Award tingkat Jawa Timur atas keberhasilannya memanfaatkan sumber daya perikanan untuk mendukung program penurunan stunting. Penghargaan tersebut diserahkan pada 27 November 2025 di Surabaya, dengan piagam bernomor 800.1.12.8/3311/120.5/2025.

Ketua Forikan Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menyampaikan bahwa penghargaan ini menguatkan posisi Lumajang sebagai daerah yang mampu menerapkan strategi gizi berbasis potensi lokal secara efektif dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti bahwa pemanfaatan hasil perikanan dapat menjadi langkah strategis dalam menurunkan prevalensi stunting, khususnya bagi balita dan ibu hamil,” ujarnya, Selasa (2/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forikan Lumajang diketahui rutin menjalankan kampanye edukasi, pelatihan masyarakat, serta bekerja sama dengan kelompok budidaya ikan. Program tersebut juga terintegrasi dengan sektor pendidikan dan posyandu, menekankan ikan sebagai sumber protein utama untuk mendukung pertumbuhan dan mencegah malnutrisi.

Dewi menambahkan, intervensi melalui peningkatan konsumsi ikan tidak hanya berdampak pada perbaikan gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal dalam pembangunan manusia.

Penghargaan ini dinilai sebagai hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pelaku usaha perikanan. Sinergi tersebut memungkinkan pelaksanaan program yang tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

“Capaian ini menjadi motivasi untuk memperluas jangkauan program dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh anak-anak serta ibu di Lumajang,” pungkasnya.

Dengan prestasi ini, Lumajang menegaskan peran Forikan sebagai instrumen penting pembangunan manusia di tingkat provinsi sekaligus model kolaborasi lokal dalam penanganan stunting secara berkelanjutan.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII
Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan
PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan
Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok
Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman
Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo
Tegas Sekjen BIDIK, Siap Kawal Ketat Program HDDAP DKPP Sumenep, Tolak Pola Asal Cair
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 18–19 April 2026, Sejumlah Wilayah Siaga Hujan Lebat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:09 WIB

Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan

Kamis, 23 April 2026 - 11:06 WIB

PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan

Selasa, 21 April 2026 - 13:20 WIB

Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok

Selasa, 21 April 2026 - 09:20 WIB

Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo

Berita Terbaru