Pengaspalan Jalan di RT 06 RW 07 Ciseureuh Tuai Sorotan, Kualitas Dinilai Amburadul, Warga Keluhkan Dugaan Pengurangan Material

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Proyek pengaspalan jalan lingkungan di RT 06 RW 07, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta, menuai kritik tajam dari warga sekitar. Kondisi permukaan jalan yang baru saja dikerjakan terlihat menggumpal, tidak rata, dan terdapat banyak sela pada bagian pinggir, sehingga menimbulkan dugaan kuat adanya pekerjaan yang tidak sesuai standar. Senin (08/12/2025).

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kualitas pengaspalan jauh dari kata layak. Beberapa bagian tampak bergelombang dan terdapat gumpalan aspal yang terkesan dilempar begitu saja tanpa diratakan dengan benar. Warga menyebut pekerjaan tersebut sebagai hasil kerja yang “sangat fantastik–super sekali–ambyar”, menggambarkan betapa buruknya hasil pengerjaan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhannya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kayaknya ini kualitas sangat fatal, tidak sesuai RAB. Aneh juga, RAB proyek malah hilang tanpa jejak. Kami menduga pemborong mengurangi material demi keuntungan pribadi,” katanya.

Warga juga menyesalkan apabila proyek ini benar-benar menggunakan anggaran dari Pemerintah Daerah namun pelaksanaannya jauh dari ekspektasi. Pekerjaan yang semestinya memberi manfaat justru meninggalkan banyak tanda tanya.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, proyek tersebut disebut-sebut dikerjakan oleh pihak pemborong yang dikaitkan dengan seseorang bernama Nurdin, yang diduga menjadi penanggung jawab lapangan.

Sejumlah warga meminta Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui dinas terkait untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan, mengecek RAB yang disebut hilang, serta memastikan tidak ada penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan proyek ini.

Proyek pengaspalan yang seharusnya meningkatkan kenyamanan warga justru memunculkan kekecewaan dan dugaan praktik tidak profesional. Warga berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

Penulis : Ronal

Editor : Ronal

Berita Terkait

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno
Pemeliharaan Jalan Pameungpeuk–Gandasoli Dapat Apresiasi Warga, Akses Transportasi Kian Lancar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Berita Terbaru