Pemprov Jatim Kucurkan Rp8 Miliar Lebih untuk Penataan Kawasan Kumuh di Bendomungal Pasuruan

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kelurahan Bendomungal, Bangil, Kabupaten Pasuruan, yang dibangun melalui program penanganan kawasan kumuh terpadu.

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kelurahan Bendomungal, Bangil, Kabupaten Pasuruan, yang dibangun melalui program penanganan kawasan kumuh terpadu.

PASURUAN, detikkota.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus melakukan penataan wilayah perkotaan di Bangil, ibu kota Kabupaten Pasuruan. Salah satu fokus penataan dilakukan di Kelurahan Bendomungal melalui program penanganan kawasan kumuh terpadu dan terintegrasi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono, mengatakan Pemprov Jatim melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp8 miliar. Dana tersebut digunakan untuk empat paket pembangunan di kawasan Bendomungal.

“Total ada empat paket pembangunan dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, dengan nilai anggaran mencapai Rp8 miliar lebih,” ujar Eko, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), penanganan kawasan kumuh skala kawasan terpadu, pembangunan sarana dan prasarana air bersih, serta septic tank komunal.

Salah satu fasilitas yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berada di RT 6 dan RT 7. Di kawasan tersebut dibangun berbagai fasilitas umum, antara lain playground, food court, gazebo, rumah keranda, MCK umum, serta revitalisasi gedung wisata religi.

Eko menjelaskan, di dalam kawasan RTH tersebut terdapat sejumlah makam, termasuk makam Mbah Sangeng yang kerap dikunjungi peziarah pada waktu-waktu tertentu. Karena itu, kawasan tersebut ditata sebagai destinasi wisata religi sekaligus wisata keluarga.

“Konsepnya kita percantik menjadi kawasan wisata religius dan wisata keluarga,” katanya.

Selain dukungan dari APBD Provinsi Jawa Timur, Pemkab Pasuruan juga mengalokasikan APBD II untuk pembangunan jamban keluarga, MCK, rumah tidak layak huni (RTLH), serta saluran air bersih yang didukung Perumda Giri Nawa Tirta. Seluruh pekerjaan tersebut telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat.

“Sekarang bisa dilihat, pagi dan sore hari selalu ramai masyarakat yang datang bersama anak-anak,” tambah Eko.

Sementara itu, Lurah Bendomungal, Aulia Noviana, menyampaikan bahwa masyarakat menyambut positif pembangunan RTH dan fasilitas umum di wilayahnya. Ia berharap pengelolaan RTH ke depan dapat dilakukan secara optimal agar tetap tertata dan terawat.

“Harapannya pengelolaan RTH semakin baik karena semuanya untuk masyarakat. Terima kasih kepada Pak Bupati dan Gubernur Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Em

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru