SUMENEP, detikkota.com – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kota Sumenep menggelar konferensi di Aula Lantai 2 Kantor MWCNU Kota Sumenep, Minggu (18/1/2025). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan arah khidmah NU di tingkat kecamatan.
Konferensi diawali dengan khutbah iftitah oleh Rais MWCNU Kota Sumenep, KH Ahmad Fadlan Masyjuri. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguatan ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kemandirian umat.
“Sebagai warga Nahdlatul Ulama, kita harus memiliki ekonomi yang kuat dengan ditopang oleh pendidikan yang unggul. Inilah jalan menuju kemandirian umat,” ujar KH Ahmad Fadlan Masyjuri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap kepengurusan MWCNU Kota Sumenep yang akan datang dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk pengabdian kepada umat.
“Pengurus ke depan harus siap berkhidmah dengan ikhlas. Jabatan di NU adalah amanah untuk melayani umat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tambahnya.
Ketua MWCNU Kota Sumenep, KHR Taufikurrahman, menegaskan bahwa regenerasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Menurutnya, MWCNU Kota Sumenep telah menyiapkan kader-kader muda yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan.
“Regenerasi adalah keniscayaan. Kami sudah menyiapkan kader-kader muda, dan siapa pun yang terpilih nantinya harus didukung bersama demi kekompakan organisasi,” kata KHR Taufikurrahman.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program kerja yang telah berjalan, sembari terus melakukan evaluasi terhadap program yang masih perlu penyempurnaan.
“Program yang sudah baik harus dilanjutkan, sedangkan yang masih kurang perlu diperbaiki agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh umat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah terpilih PCNU Sumenep, KH MD Widadi Rahim, dalam taujihatnya berharap konferensi berjalan dengan penuh keberkahan dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemaslahatan umat.
“Semoga konferensi ini mendapat keberkahan dan ridho Allah SWT, sehingga setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar untuk melayani umat,” tutur KH MD Widadi Rahim.
Ia menegaskan bahwa konferensi bukan sekadar forum pemilihan pengurus, tetapi juga ruang strategis untuk merumuskan program pelayanan umat, khususnya dalam penguatan ekonomi warga NU.
“Konferensi NU bukan hanya soal memilih pengurus, tetapi juga menyusun program khidmah. Dalam penguatan ekonomi, warga NU harus tampil sebagai pelaku utama,” tegasnya.
Konferensi MWCNU Kecamatan Kota Sumenep tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Tanfidziyah terpilih PCNU Sumenep dan diharapkan melahirkan kepengurusan yang solid serta program kerja yang berorientasi pada kemandirian umat.
Penulis : Red
Editor : Red







