Dua Janda Miskin di Desa Bunbarat Belum Tersentuh Bansos Dinsos Sumenep

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah sederhana yang ditempati dua janda lanjut usia di Desa Bunbarat, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Kondisi rumah sederhana yang ditempati dua janda lanjut usia di Desa Bunbarat, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Dua janda lanjut usia yang hidup dalam kondisi ekonomi memprihatinkan di Desa Bunbarat, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, hingga kini belum menerima bantuan sosial dari Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

Kedua janda tersebut, Pusari (61) dan Mona (63), tinggal bersama dalam satu rumah tanpa kepala keluarga. Kondisi tempat tinggal mereka tergolong tidak layak, sementara kebutuhan hidup sehari-hari hanya bergantung pada hasil bertani yang tidak menentu.

Dengan keterbatasan fisik dan ekonomi, keduanya mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Ironisnya, hingga saat ini mereka belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah, meski kondisi ekonomi mereka tergolong sangat membutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pusari mengungkapkan bahwa dirinya tidak terdaftar sebagai penerima bantuan pemerintah. Ia bahkan menyebut ada warga lain yang secara ekonomi lebih mampu justru menerima bantuan sosial.

“Benar, sampai sekarang saya tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal ada tetangga yang lebih mampu tetapi menerima bantuan,” ujar Pusari kepada tim media.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak ditinggal suaminya, dirinya harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hal serupa dialami Mona, yang juga merupakan janda lanjut usia dan tinggal bersama Pusari dalam satu rumah, namun sama-sama tidak menerima bantuan.

Pusari berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi masyarakat kurang mampu agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

“Semoga pemerintah mau membantu kami, karena bantuan itu sangat kami butuhkan untuk meringankan beban hidup,” harapnya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian bagi petugas pendata dan instansi terkait agar lebih cermat dalam mendata warga tidak mampu, sehingga program bantuan sosial dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru