PURWAKARTA, detikkota.com – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Cabang Purwakarta mengecam keras kebijakan Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait penurunan drastis alokasi anggaran kerja sama publikasi media tahun ini.
Ketua PJI Purwakarta, Mahesa Jenar, menilai kebijakan ini merupakan bentuk ketidakberpihakan pemerintah terhadap ekosistem media lokal yang selama ini menjadi mitra strategis dalam mendiseminasikan program pemerintah kepada masyarakat.
Kekecewaan terhadap Pemangkasan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mahesa menegaskan bahwa penurunan anggaran publikasi akan berdampak langsung pada operasional perusahaan media dan kesejahteraan jurnalis di lapangan.
Kurangnya Transparansi: PJI mempertanyakan dasar pertimbangan Kominfo dalam menentukan besaran anggaran yang dinilai tidak rasional dan cenderung mengabaikan peran krusial pers.
Ancaman Aksi Unjuk Rasa
Sebagai bentuk protes nyata, PJI Purwakarta menyatakan kesiapan untuk turun ke jalan dan menggelar aksi massa di depan kantor Diskominfo dalam waktu dekat.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat profesi jurnalis dan eksistensi media dipandang sebelah mata. Penurunan anggaran ini adalah langkah mundur bagi keterbukaan informasi publik di Purwakarta.
Jika aspirasi kami tidak didengar, maka aksi massa di depan Kominfo adalah pilihan terakhir yang akan kami ambil,” tegas Mahesa Jenar dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Penulis : Red
Editor : Red







