Dinsos Sumenep Tanggapi Kasus Dua Janda Tak Terima Bansos, Minta Cek DTKS dan Verifikasi Lapangan

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Rahman Riadi, menanggapi pemberitaan terkait dua janda lanjut usia di Desa Bunbarat, Kecamatan Rubaru, yang dilaporkan belum menerima bantuan sosial meski hidup dalam kondisi ekonomi memprihatinkan.

Rahman menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan dan meminta agar dilakukan pengecekan awal melalui pemerintah desa atau kecamatan setempat.

“Terima kasih atas informasinya. Apakah sudah dilaporkan ke dusun atau desa setempat? Nanti akan kami cek apakah yang bersangkutan masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kami juga akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan,” ujar Rahman Riadi saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pihaknya meminta agar data warga yang bersangkutan dapat dicek melalui pemerintah desa maupun kecamatan untuk memastikan apakah telah terdaftar dalam DTKS. Hal tersebut penting sebagai dasar penyaluran bantuan sosial.

“Bisa dicek di desa atau kecamatan apakah yang bersangkutan masuk DTKS atau tidak. Setelah itu, tim Program Keluarga Harapan (PKH) akan melakukan kroscek lapangan,” jelasnya.

Rahman menegaskan, Dinas Sosial Kabupaten Sumenep berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait warga kurang mampu agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, verifikasi lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi riil masyarakat sekaligus memperbaiki data penerima bantuan sosial apabila ditemukan warga yang layak namun belum terakomodasi dalam DTKS.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru