BANGKALAN, detikkota.com – Bupati Bangkalan Lukman Hakim turun langsung ke lapangan dengan meninjau area persawahan dan saluran irigasi di sejumlah wilayah Kabupaten Bangkalan, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan peningkatan hasil panen padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Peninjauan diawali dengan menghadiri panen raya padi di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh. Dalam kesempatan tersebut, Bupati melihat langsung hasil produksi petani sebagai indikator capaian sektor pertanian di Bangkalan.
Usai panen raya, Bupati Lukman Hakim meninjau kondisi saluran irigasi di sekitar lokasi guna memastikan sistem pengairan pertanian berfungsi optimal. Selanjutnya, peninjauan dilanjutkan ke area persawahan di Kelurahan Banjaran serta pengecekan anak sungai yang dimanfaatkan sebagai sumber pengairan lahan pertanian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain sektor pertanian, Bupati juga mengunjungi peternakan ikan lele di Kelurahan Mlajah sebagai bagian dari upaya penguatan sektor pangan terpadu yang mencakup pertanian dan perikanan.
Dalam keterangannya, Bupati Lukman Hakim menyebutkan bahwa hasil panen padi yang ditinjau menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan sebelumnya.
“Produksi padi mengalami peningkatan. Awalnya di angka 6,4, setelah ditimbang mencapai 10,5. Ini menunjukkan hasil nyata di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan produktivitas tersebut didukung oleh penerapan teknik tanam yang lebih tepat dibandingkan pola konvensional yang selama ini digunakan petani.
Ia menegaskan, ke depan pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan melalui sekolah lapang, penerapan sistem tanam jajar legowo, serta pemupukan berimbang agar peningkatan hasil panen dapat dirasakan lebih luas oleh petani.
Dengan perbaikan irigasi, pendampingan berkelanjutan, serta penerapan teknologi pertanian yang tepat, Bupati optimistis Kabupaten Bangkalan siap menjadi lumbung pangan dan berkontribusi pada ketahanan pangan regional.
“Jika terus kita dorong bersama, Bangkalan tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan sendiri, tetapi juga menjadi daerah penyangga pangan,” pungkasnya.
Penulis : AS
Editor : AS







