PURWAKARTA, detikkota.com – Ruas jalan arah Cilulumpang menuju Parang Gombong di Kabupaten Purwakarta mengalami pergeseran dan retakan yang membahayakan pengguna jalan. Kondisi tersebut terjadi hingga mendekati bibir Sungai Citarum dan dinilai rawan longsor, terutama saat hujan turun, Sabtu (21/2/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian badan jalan ambles dan tergerus di sisi pinggir. Akses yang biasa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat kini menyempit sehingga menghambat mobilitas warga.
Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Mereka meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret karena jalan tersebut merupakan akses vital untuk aktivitas harian dan distribusi hasil pertanian maupun usaha kecil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Jalan DPUTR Kabupaten Purwakarta, Dinas Cahyadi, menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dan bersurat kepada Perum Jasa Tirta II (PJT II) karena lahan jalan tersebut merupakan milik perusahaan tersebut.
“Lahan milik PJT II. Kami sudah bersurat dan saat ini masih dalam tahap perencanaan. Kemungkinan harus ada komitmen bersama dalam perbaikan jalan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan tersebut telah dibahas dalam perencanaan infrastruktur daerah. Namun, perbaikan memerlukan anggaran besar mengingat pergeseran tanah terjadi hingga ke tepi sungai.
“Sudah dibahas oleh bidang jalan. Kita masih menunggu pembahasan anggaran karena butuh biaya besar. Itu pergeseran tanah sampai ke pinggir Sungai Citarum. Saya sudah investigasi langsung ke bawah,” katanya.
Hingga kini, masyarakat berharap adanya percepatan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan PJT II agar perbaikan dapat segera dilakukan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Penulis : Nal
Editor : Nal







