Idulfitri 2026 Berpotensi Diguyur Hujan, Ini Peringatan BMKG

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaksanaan salat Idulfitri di ruang terbuka saat cuaca berawan dan berpotensi hujan.

Ilustrasi pelaksanaan salat Idulfitri di ruang terbuka saat cuaca berawan dan berpotensi hujan.

JAKARTA, detikkota.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi saat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa memasuki Maret 2026, curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan berada pada kategori rendah hingga tinggi, bahkan sangat tinggi di beberapa daerah.

“Kami sampaikan bahwa nantinya di beberapa daerah pada saat memasuki Idulfitri, kita masih menghadapi cuaca ekstrem, terutama di Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang merupakan rute mobilitas pemudik paling banyak,” ujar Faisal dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran di Kementerian Perhubungan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah memiliki potensi curah hujan sangat tinggi. Karena itu, langkah mitigasi perlu dilakukan sejak dini.

“Untuk mengurangi risiko bencana, kami mendorong langkah mitigasi terpadu, seperti Operasi Modifikasi Cuaca yang akan dilakukan secara situasional berbasis kebutuhan dan pertimbangan ilmiah,” katanya.

Faisal menambahkan, pemerintah daerah dengan tingkat risiko tinggi dapat berkoordinasi dengan BMKG dan BNPB terkait pelaksanaan OMC. BMKG juga akan terus memperbarui informasi dan memberikan peringatan dini cuaca secara berkala.

“Apabila ada kondisi yang membahayakan seperti Siklon Tropis Senyar beberapa waktu lalu, kami akan bersurat langsung kepada para kepala daerah agar dapat mengambil tindakan atau antisipasi segera,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menyampaikan bahwa berdasarkan prediksi dasarian II Februari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas rendah hingga menengah.

“Secara umum wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan kategori rendah hingga menengah, yakni sekitar 20–150 milimeter per dasarian,” ujar Andri.

Ia menambahkan, periode Februari hingga Maret masih berada dalam musim hujan, terutama di wilayah selatan ekuator seperti Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

“Februari–Maret masih berada dalam periode musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, sehingga potensi hujan masih cukup dominan, termasuk hujan sedang hingga lebat secara lokal di wilayah tertentu,” jelasnya.

Secara klimatologis, awal musim kemarau diperkirakan mulai terjadi pada April hingga Mei 2026, diawali dari wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat sebelum meluas secara bertahap ke wilayah lain.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi perkembangan cuaca guna mengantisipasi potensi gangguan selama periode mudik dan perayaan Lebaran 2026.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bahas Strategi Pertahanan Nasional Bersama Penasihat Khusus
Andi Amran Sulaiman Pimpin Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Target Produksi Beras 35,69 Juta Ton
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal
Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet Tempur TNI AU Saat Kunjungan ke Magelang
Penumpang Bandara Banyuwangi Naik 5 Persen Selama Libur Lebaran 2026
Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:17 WIB

Presiden Prabowo Bahas Strategi Pertahanan Nasional Bersama Penasihat Khusus

Selasa, 21 April 2026 - 09:04 WIB

Andi Amran Sulaiman Pimpin Rakornas Antisipasi Kemarau 2026, Target Produksi Beras 35,69 Juta Ton

Sabtu, 11 April 2026 - 14:52 WIB

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Kamis, 9 April 2026 - 22:19 WIB

Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet Tempur TNI AU Saat Kunjungan ke Magelang

Sabtu, 4 April 2026 - 13:18 WIB

Penumpang Bandara Banyuwangi Naik 5 Persen Selama Libur Lebaran 2026

Berita Terbaru