Tiga Malam Minggu Aksi Balap Liar Tidak Ada Penertipan dari Polisi

Minggu, 27 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Jelang Tahun Baru 2021, aksi balap liar di Jalan Diponegoro, Karangduak, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sering terjadi, bahkan juga meresahkan warga setempat.

Pantauan media ini pada Minggu (27/12/2020) pukul 03:00, dini hari, sejumlah pemuda geng motor terlihat nongkrong di pinggir jalan melihat kawanan mereka memacu kuda besi dengan kecepatan tinggi.

Suasana ramai dan bising itu tidak lama kemudian terdengar jelas, apalagi ketika beberapa sepeda motor yang dikendarai pengemudinya mulai berjejer menutup jalan Diponegoro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi balapan liar itu diduga kerap dijadikan ajang taruhan. Kelompok yang menjadi pembalap bahkan disinyalir juga dipertaruhkan para penonton yang hadir.

Ibu Vita salah satu warga yang hendak mau shalat subuh ke Masjid Jamik Sumenep mengatakan kegiatan balap liar itu berlangsung setiap malam minggu.

“Sudah tiga malem minggu ini sepertinya gak ada polisi, sehinggah pembalap malem ini semakin banyak mas,” ujarnya, Minggu (27/12).

“Aksi balapan tersebut sangat meresahkan. Terutama pemotor lain yang juga melintas di jalan Diponegoro. Warga khawatir tertabrak para pembalap liar tersebut,” terangnya.

Bahkan, menurut salah satu warga yang lain pada malam Minggu yang lalu, ada yang ribut-ribut. Sampai kendaraan lain yang mau melintas terganggu.

“Itu minggu lalu ada yang ribut, persis di depan tempat start di situ, sehingga kendaraan gak bisa lewat,” katanya.

Warga berharap aksi balap liar yang meresahkan ini bisa ditertibkan oleh kepolisian guna menghindari hal yang tak diinginkan warga.

Sampai berita ini dipublis belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Sumenep. (fer)

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru