Pemkot Probolinggo Pantau Harga Bapokting dan Stok BBM Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari melakukan monitoring dan evaluasi bahan pokok dan barang penting (bapokting) di Pasar Baru Probolinggo, Selasa (10/3/2026), guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga menjelang Idulfitri.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari melakukan monitoring dan evaluasi bahan pokok dan barang penting (bapokting) di Pasar Baru Probolinggo, Selasa (10/3/2026), guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga menjelang Idulfitri.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Pemerintah Kota Probolinggo melakukan monitoring dan evaluasi bahan pokok dan barang penting (bapokting) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Selasa (10/3) pagi.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari melakukan monitoring dan evaluasi bahan pokok dan barang penting (bapokting) di Pasar Baru Probolinggo, Selasa (10/3/2026), guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga menjelang Idulfitri.

Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua tim yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok serta mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi yang terus dilakukan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini menindaklanjuti upaya pengendalian inflasi yang sudah kita lakukan sebelumnya. Kita tidak ingin inflasi semakin tinggi menjelang Lebaran, apalagi Jawa Timur termasuk daerah dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi. Karena itu kita pastikan dulu dari sisi pasokan,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan di Pasar Baru Probolinggo, Aminuddin memastikan ketersediaan bahan pangan masih aman meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.

“Alhamdulillah stok tidak ada masalah. Tapi memang ada beberapa komoditas yang mempengaruhi inflasi, seperti cabai yang naik sekitar Rp2.000 dibandingkan minggu lalu,” katanya.

Hasil temuan tersebut akan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota lain di Jawa Timur guna mencari solusi bersama.

Selain memantau harga bahan pokok, wali kota juga meninjau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kasbah. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap aman di tengah dinamika geopolitik global.

“Kita juga memantau karena ada perubahan geopolitik di Timur Tengah. Kita ingin memastikan stok BBM tetap aman. Dari pantauan tadi, tidak ada antrean dan stok masih cukup,” ungkapnya.

Ia menambahkan harga BBM jenis Pertamax saat ini mengalami kenaikan dari Rp11.800 menjadi Rp12.300 per liter. Meski demikian, stok BBM bersubsidi dipastikan tetap aman dan tidak mengalami gangguan.

“Kita ingin memastikan tidak ada kepanikan masyarakat yang kemudian berbondong-bondong membeli bahan bakar atau bahan pokok,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Baru, sejumlah harga bahan pokok relatif stabil. Beras kemasan 5 kilogram dijual sekitar Rp78 ribu, beras kualitas medium Rp73 ribu per 5 kilogram, cabai merah Rp90–95 ribu per kilogram, telur ayam Rp29–30 ribu per kilogram, daging sapi Rp115–120 ribu per kilogram, serta daging ayam sekitar Rp40 ribu per kilogram.

Sementara itu, Asisten Manajer Penjualan Pertamina Malang, Habibi, menyebut penjualan BBM hingga saat ini masih dalam kondisi normal dan belum menunjukkan lonjakan permintaan yang signifikan.

“Untuk saat ini penjualan masih normal dan stok aman. Kami juga sudah menyiapkan peningkatan suplai untuk mengantisipasi kebutuhan perjalanan masyarakat saat mudik,” ujarnya.

Ia menambahkan konsumsi biosolar diperkirakan akan menurun selama masa libur Lebaran karena berkurangnya aktivitas kendaraan besar. Meski demikian, Pertamina memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga agar perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar.

Penulis : fa

Editor : Id/Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru