SUMENEP, detikkota.com – Pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bejreh Barokah Bangsa di wilayah Kalianget Barat akhirnya memberikan tanggapan terkait dugaan pemberian makanan tidak layak konsumsi kepada siswa SDN Karanganyar, Kecamatan Kalianget.
Kepala SPPG, Miftaho Anwar, menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya wali murid.
“Mohon maaf atas kejadian yang sudah terjadi. SPPG kami terus melakukan evaluasi untuk ke depannya agar lebih baik kembali,” ujarnya, saat dikonfirmasi media ini, Rabu (29/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul sorotan publik terhadap program makan gratis bergizi yang dinilai tidak berjalan sesuai standar, setelah ditemukan dugaan makanan dalam kondisi tidak layak konsumsi.
Sebelumnya, kejadian pada Selasa (28/4/2026) memicu keluhan dari wali murid. Bahkan, beredar video yang menunjukkan dugaan kejadian serupa pada 14 April 2026.
Meski pihak SPPG telah menyampaikan permintaan maaf, hingga kini belum ada keterangan resmi dari Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sumenep terkait langkah pengawasan maupun evaluasi yang akan dilakukan.
Masyarakat berharap adanya perbaikan nyata serta pengawasan lebih ketat agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tersebut dapat berjalan sesuai harapan dan tidak menimbulkan dampak negatif.
Penulis : M
Editor : Id







