Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi permukiman warga yang masih tergenang banjir di wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Kondisi permukiman warga yang masih tergenang banjir di wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, detikkota.com – Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan hingga Kamis (26/3/2026). Berdasarkan data BPBD setempat, sedikitnya tiga kecamatan terdampak, yakni Rejoso, Beji, dan Grati.

Di Kecamatan Rejoso, tercatat sebanyak 1.774 rumah di 11 desa terendam banjir, di antaranya Desa Jarangan, Toyaning, Pandanrejo, Sadengrejo, hingga Rejoso Lor. Kondisi terparah terjadi di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada 467 jiwa.

Selain itu, genangan air setinggi hingga 100 sentimeter juga terjadi di Dusun Petampungan, Desa Rejoso Lor. Sementara di Kecamatan Beji, banjir masih menggenangi Desa Kedungringin dan Kedungboto, dengan kondisi terparah di Dusun Bahrowo, Desa Kedungringin, yang ketinggian airnya mencapai 110 sentimeter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk wilayah Kecamatan Grati, banjir tersisa di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon. Meski mulai surut, ketinggian air masih berkisar 40 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bantuan bagi warga terdampak terus disalurkan oleh berbagai pihak, mulai dari BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Banyak sekali bantuan yang diberikan dan langsung kami salurkan untuk mengurangi dampak banjir serta membantu kebutuhan darurat warga,” ujarnya saat meninjau shelter kebencanaan di Kecamatan Rejoso.

Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

“Mudah-mudahan cuaca membaik dan tidak turun hujan lebat lagi, mengingat saat ini sudah memasuki akhir musim penghujan,” tambahnya.

Pemerintah terus berupaya melakukan penanganan darurat, termasuk distribusi logistik, penyediaan tempat pengungsian, serta penggunaan pompa air untuk mempercepat surutnya genangan.

Penulis : EA

Editor : M/Red

Berita Terkait

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:52 WIB

Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Berita Terbaru