Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para seniman dan budayawan mengikuti kegiatan Ngaji Budaya di Alun-alun Kraksaan sebagai ruang diskusi pemajuan kebudayaan daerah.

Para seniman dan budayawan mengikuti kegiatan Ngaji Budaya di Alun-alun Kraksaan sebagai ruang diskusi pemajuan kebudayaan daerah.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) menggelar kegiatan Ngaji Budaya di Alun-alun Kraksaan, Kamis (23/4/2026) malam.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 dan diikuti oleh para seniman serta budayawan setempat. Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka guna menyerap aspirasi sekaligus memperkuat arah pemajuan kebudayaan daerah.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Akhmad Arief Hermawan, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai wadah komunikasi antara pemerintah daerah dengan pelaku seni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ngaji budaya ini kami hadirkan sebagai ruang dialog bersama para seniman dan budayawan untuk menyerap aspirasi sekaligus menjadi bahan dalam penyusunan program kebudayaan ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain membahas strategi pengembangan kebudayaan, forum ini juga menyoroti isu kesejahteraan seniman agar mereka dapat terus berkarya secara berkelanjutan.

“Beberapa isu yang mengemuka di antaranya strategi pemajuan kebudayaan daerah, termasuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan para seniman agar mereka bisa terus berkarya secara berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Dewan Kebudayaan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem seni dan budaya yang lebih kuat.

“Kami berharap sinergi antara Disdikdaya dan Dewan Kebudayaan dapat terus diperkuat sehingga program-program kebudayaan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata,” tegasnya.

Arief menambahkan, seluruh masukan dari para peserta akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam penyusunan program kebudayaan ke depan agar lebih tepat sasaran.

“Seluruh masukan yang disampaikan akan kami jadikan bahan evaluasi dan tindak lanjut agar pemajuan kebudayaan di Kabupaten Probolinggo semakin terarah dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam diskusi tersebut, para seniman juga menyampaikan harapan agar Dewan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo segera dilantik sehingga dapat menjalankan peran secara optimal dalam mengawal kebijakan kebudayaan.

Penulis : Sya

Editor : Sya/M

Berita Terkait

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur
Tradisi Combodug Sampang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Lokasi
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:33 WIB

Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo

Minggu, 19 April 2026 - 23:20 WIB

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Rabu, 8 April 2026 - 16:47 WIB

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme

Selasa, 7 April 2026 - 11:26 WIB

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa

Berita Terbaru